Cara Over Kredit Rumah Subsidi, Persyaratan, dan Untung Ruginya

Cara Over Kredit Rumah Subsidi, Persyaratan, dan Untung Ruginya
Cara Over Kredit Rumah Subsidi, Persyaratan, dan Untung Ruginya

RumahCom – Over kredit rumah subsidi apakah boleh? Boleh, selama rumah subsidi telah dihuni dan dicicil selama lima tahun. Hal itu sesuai dengan Permen PUPR no. 26/PRT/M/2016 yang menetapkan bahwa rumah KPR bersubsidi tidak boleh disewakan atau dialihkan kepemilikannya kecuali telah dihuni lebih dari 5 tahun.

Jika ketahuan melanggar, maka ada sanksi yang harus diterima pemilik rumah subsidi. Yakni harus mengembalikan dana subsidi yang telah diterima, dan selanjutnya bank pelaksana akan menerapkan tingkat bunga komersil untuk angsuran selanjutnya. Selengkapnya mengenai over kredit rumah subsidi akan dibahas dalam ulasan berikut.

  • Apa Itu Over Kredit Rumah Subsidi?

  • Dasar Hukum Over Kredit Rumah Subsidi

  • Syarat Over Kredit Rumah Subsidi

  • Cara Over Kredit Rumah Subsidi

  • Biaya Over Kredit Rumah Subsidi

  • Untung Rugi Over Kredit Rumah Subsidi

[ArticleCallout]{ “title”: “Daftar Harga Besi Beton per Kg Terlengkap dan Terbaru 2022”, “excerpt”: “Simak Selengkapnya di Sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/harga-besi-beton-71092”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel/520×300-crop/wp-content/uploads/sites/5/2022/09/Alt-Text-Harga-Besi-beton-per-Kg.jpg” } [/ArticleCallout]

Apa Itu Over Kredit Rumah Subsidi?

<em>Ada dua langkah umum yang dilakukan guna melakukan over kredit rumah subsidi. </em>
Ada dua langkah umum yang dilakukan guna melakukan over kredit rumah subsidi.

Over kredit rumah subsidi adalah pemindahan kepemilikan dan pembayaran KPR sebuah rumah subsidi yang sedang berjalan ke pihak lain yang diawasi oleh bank sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku. Hal ini bisa terjadi karena pemilik rumah merasa tidak sanggup lagi melanjutkan cicilan dengan tenor yang cukup panjang.

Guna melakukan over kredit rumah subsidi, setidaknya ada dua langkah umum yang dilakukan sejumlah orang. Apa saja?

Over Kredit Rumah Subsidi dengan Proses Jual Beli

Dalam sistem ini, pemohon akan mengambil alih cicilan rumah yang belum selesai atau lunas untuk melanjutkan cicilan tersebut kepada bank. Dalam hal ini, akan melibatkan tiga pihak, yakni Anda sebagai pemohon, penjual rumah, serta pihak bank.

Over Kredit Rumah Subsidi Bawah Tangan

Sistem bawah tangan adalah cara yang tidak resmi karena tidak melibatkan pihak bank. Artinya, Anda sebagai calon pembeli mengurus take over hanya dengan penjual atau pemilik rumah yang lama. Anda biasanya akan diminta membayar sejumlah biaya sebagai biaya take over, kemudian sisa cicilan KPR. Dalam hal ini, pihak bank tidak mengetahui bahwa rumah tersebut cicilannya sudah berpindah tangan.

Tentunya sistem bawah tangan akan sangat berisiko, karena hal-hal berikut ini:

  • Penjual bisa memberikan oper kredit tanpa sepengetahuan Anda

  • Ketika pembeli gagal membayar cicilan, penjual akan tetap bertanggung jawab

  • Setelah rumah dilunasi oleh pembeli, penjual bisa saja mengambil sertifikat kepemilikan tanpa sepengetahuan pembeli

  • Setelah cicilan lunas, sertifikat tetap atas nama penjual karena bank tidak akan menyerahkan sertifikat kepada orang yang namanya tidak tertera pada sertifikat tersebut.

Dasar Hukum Over Kredit Rumah Subsidi

<em>Sebaiknya jangan tergesa-gesa untuk memutuskan over kredit rumah subsidi. </em>
Sebaiknya jangan tergesa-gesa untuk memutuskan over kredit rumah subsidi.

Dasar hukum over kredit rumah subsidi diperbolehkan tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR No. 20/PRT/M/2019 tentang Kemudahan dan Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Sebagaimana di dalam Pasal 74 ayat (5), rumah tapak atau satuan rumah susun (sarusun) hanya dapat disewakan dan/atau dialihkan kepemilikannya apabila terjadi kondisi berikut:

  1. Pewarisan

  2. Telah dihuni lebih dari 5 tahun untuk rumah tapak

  3. Telah dihuni lebih dari 20 tahun untuk sarusun

  4. Pindah tempat tinggal akibat peningkatan sosial ekonomi

  5. atau untuk kepentingan Bank Pelaksana dalam rangka penyelesaian kredit atau pembiayaan bermasalah.

Sebaiknya jangan tergesa-gesa untuk memutuskan over kredit rumah subsidi. Pastikan tak ada masalah di kemudian hari seperti risiko renovasi atau limpahan bunga utang awal debitur. Mau punya rumah yang bisa dikredit di Depok harga di bawah Rp700 jutaan? Cek pilihan rumahnya di sini!

Syarat Over Kredit Rumah Subsidi

<em>Salah satu syarat adalah siapkan salinan sertifikat baru yang sudah berstempel bank untuk mengurus dokumen ke notaris. </em>
Salah satu syarat adalah siapkan salinan sertifikat baru yang sudah berstempel bank untuk mengurus dokumen ke notaris.

Tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi sebelum melakukan over kredit rumah subsidi. Tidak seperti saat pengajuan KPR pertama kali, sebagai penjual Anda pun harus menyiapkan sertifikat kepemilikan. Untuk melakukan over kredit rumah subsidi, dokumen yang perlu dipersiapkan penjual dan pembeli antara lain:

  • Kartu identitas (KTP/Paspor/Kartu Keluarga penjual dan pembeli

  • NPWP penjual dan pembeli

  • Surat keterangan gaji atau pendapatan lainnya dari kedua belah pihak

  • Buku nikah dari kedua belah pihak

  • Fotokopi IMB

  • Salinan bukti pembayaran pajak PBB

  • Akta Jual Beli (AJB) bangunan yang lama

  • Surat kuasa yang berisi permohonan peralihan hak dan kewajiban kredit dari penjual atau pemilik lama ke pembeli alias pemilik baru

  • Salinan perjanjian kredit yang dibuat dan ditandatangani pembeli

  • Salinan bukti pembayaran angsuran

  • Salinan sertifikat baru yang sudah berstempel bank untuk mengurus dokumen lainnya ke notaris

Cara Over Kredit Rumah Subsidi

<em>Pastikan untuk mencari pembeli atau penjual rumah subsidi melalui portal properti terpercaya seperti Rumah.com. </em>
Pastikan untuk mencari pembeli atau penjual rumah subsidi melalui portal properti terpercaya seperti Rumah.com.

Langkah over kredit rumah subsidi yang benar dan legal akan memudahkan seluruh proses di masa mendatang. Untuk itu, pastikan untuk mencari pembeli atau penjual rumah subsidi melalui portal properti terpercaya seperti Rumah.com. Jika sudah menemukan yang sesuai, sebaiknya penjual dan pembeli langsung mendatangi bank pemberi fasilitas kredit rumah subsidi untuk mengajukan permohonan take over kredit.

Selanjutnya, bank akan memberikan surat permohonan pengambilan hak dan kewajiban kredit rumah dari debitur yang lama kepada calon pembeli. Setelah diisi secara lengkap dan benar, bank akan memeriksa surat permohonan tersebut dan beberapa dokumen persyaratan yang dibawa pembeli. Jika permohonan disetujui, maka hak dan kewajiban kredit langsung berpindah dari penjual kepada pembeli.

Langkah terakhir, pihak bank akan memberikan surat perjanjian kredit baru dan akta jual beli baru serta Surat Kuasa Memberikan Hak Tanggungan untuk ditandatangani kedua belah pihak. Kemudian penjual bersama pembeli bisa mendatangi notaris untuk mengurus dokumen lainnya.

Biaya Over Kredit Rumah Subsidi

<em>Di perbankan, biaya over kredit rumah subsidi yang timbul adalah administrasi dan provisi. </em>
Di perbankan, biaya over kredit rumah subsidi yang timbul adalah administrasi dan provisi.

Proses ambil alih cicilan KPR, termasuk KPR rumah subsidi, kurang lebih hampir sama dengan transaksi jual beli rumah pada umumnya. Tidak bisa dilakukan sembarangan, over kredit rumah subsidi pun harus diketahui bank dan melibatkan pihak berwenang seperti notaris. Di perbankan, biaya over kredit rumah subsidi yang timbul adalah administrasi dan provisi.

Kedua biaya tersebut dikenakan sebagai biaya jasa pengurusan KPR. Besar biaya provisi adalah 1% dari nilai plafon kredit yang diberikan. Adapun biaya administrasi besarnya berbeda-beda, tergantung kebijakan bank masing-masing.

Selain biaya administrasi dan provisi bank, ada juga biaya notaris yang perlu dikeluarkan sebagai jasa pengurusan dokumen. Berikut perkiraan biayanya.

Dokumen

Biaya

Pemeriksaan sertifikat

Rp250.000

Validasi Pajak

Rp200.000

Balik nama

Rp1.500.000

Akta Jual Beli

Rp1.500.000

APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan)

Rp1.500.000

Perjanjian Kredit

Rp500.000

SKMHT (Surat Kuasa Hak Membebankan Hak Tanggungan)

Rp2.500.000

[PropertyTip]Dasar hukum over kredit rumah subsidi diperbolehkan tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR No. 20/PRT/M/2019 tentang Kemudahan dan Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.[/PropertyTip]

Untung Rugi Over Kredit Rumah Subsidi

<em>Harus diketahui juga bahwa over kredit rumah subsidi memiliki keuntungan dan kerugiannya tersendiri. </em>
Harus diketahui juga bahwa over kredit rumah subsidi memiliki keuntungan dan kerugiannya tersendiri.

Dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, KPR subsidi adalah kredit atau pembiayaan kepemilikan rumah yang mendapat bantuan atau kemudahan dari pemerintah berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh bank pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

Selain yang sudah dibahas di atas, harus diketahui juga bahwa over kredit rumah subsidi memiliki keuntungan dan kerugiannya tersendiri. Dibalik itu, tindakan pengalihan KPR dari pemilik pertama ke pemilik lain pun harus berdasarkan pada aturan hukum yang berlaku.

Melihat keuntungannya, maka over kredit rumah subsidi tentu menawarkan nilai plus yakni rumah siap huni. Anda tinggal pindah dan membawa barang-barang tanpa harus menunggu proses pembangunan rumah. Kecuali ada rencana renovasi yang Anda lakukan. Selain itu, rumah subsidi, sesuai ketentuannya menawarkan suku bunga KPR yang rendah dan flat sampai cicilan berakhir.

Sementara kerugian yang bisa timbul akibat over kredit rumah subsidi ialah biaya alih kredit dan prosesnya yang rumit. Hal ini mengingat proses pemindahan kepemilikan melibatkan perbankan yang mempunyai prosedur ketat. Di samping itu, kerugian lainnya adalah potensi risiko biaya renovasi yang besar.

Punya rumah atau mau beli rumah yang sertifikat tanahnya belum dipecah? Begini cara mengurusnya!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah