Cara Pelatih Akademi Tunas Muda Muda Salurkan Pemain Ke Eropa

Bola.com, Makassar - Akademi Tunas Muda Medan jadi sorotan publik sepak bola Tanah Air setelah dua pemain binaannya yakni Aditya Ramadhan (kiper) dan Tegar Arya Saputra dikabarkan bakal mendapat kontrak berdurasi setahun di FC Porto U-19 (Portugal).

Bagi akademi milik pengusaha Adi Saputra itu, tawaran dari klub elite Portugal itu terbilang mengejutkan karena mereka sendiri baru rutin berlatih sejak Januari 2022.

Dihubungi Bola.com, Kamis (09/06/2022) petang, pelatih Akademi Tunas Muda, Bonnie Fautngil, menjelaskan program dan langkah yang ia lakukan sehingga dua pemainnya mendapat tawaran dari FC Porto.

"Saya kebetulan punya akses ke berbagai klub di Eropa. Berkat hubungan baik yang terjalin selama ini, saya secara rutin mengirim video penampilan pemain saya di latihan mau pun pertandingan ke pencari bakat klub-klub di Eropa," ujar Bonnie Fautngil yang pernah menjadi staf pelatih di Valencia U-19 ini.

 

 

Terbang pada Bulan Juli

Pelatih Akademi Tunas Muda, Bonnie Fautngil. (Abdi Satria/Bola.com)
Pelatih Akademi Tunas Muda, Bonnie Fautngil. (Abdi Satria/Bola.com)

Menurut Bonnie, kedua pemainnya itu rencananya terbang ke Portugal pada Juli mendatang. Selain mereka, ada dua pemain binaan Akademi Tunas Muda lainnya yang masuk dalam radar pencari bakat di Eropa.

Eks asisten pelatih PSM Makassar itu berharap setelah tim asuhannya berujicoba di Spanyol, Portugal dan Belanda pada Agustus mendatang jumlah pemain Akademi Tunas Muda yang mendapat kesempatan bermain di Eropa semakin banyak.

Di Spanyol, Akademi Tunas Muda berujicoba dengan Levante (3/8/2022) dan Valencia tiga hari kemudian. Dari Spanyol, mereka menyeberang ke Portugal menghadapi SL Benfica (12/8/2022) dan Sporting Lisbon (16/6/2018).

Terakhir mereka menghadapi dua klub elite Belanda yakni Ajax Amsterdam (21/8/2022) dan PSV Eindhoven (24/8/2022).

 

 

 

Disaksikan Pencari Bakat

Menurut Bonnie Fautgil, semua laga ujicoba yang dimainkan tim asuhannya akan disaksikan oleh sejumlah pencari bakat klub atau agensi pemain.

"Mereka sudah menghubungi saya dan menyampaikan komitmennya untuk hadir pada ujicoba nanti," terang Bonnie Fautngil yang bersama Darije Kalesic membawa PSM meraih trofi juara Piala Indonesia 2019.

 

 

Bukan Kesempatan yang Mudah Didapat

Bonnie Fautngil, pelatih Tunas Muda di kantor Akademi Valencia, 5 April 2022. (Istimewa)
Bonnie Fautngil, pelatih Tunas Muda di kantor Akademi Valencia, 5 April 2022. (Istimewa)

Bonnie Fautngil menambahkan, tak mudah buat sebuah akademi bisa berujicoba dengan klub top Eropa tanpa rekomendasi dari pelatih dan pemandu bakat klub yang bersangkutan.

Itulah mengapa, selain bermodalkan hubungan baik, Bonnie Fautngil dan Adi Saputra pada April 2022 lalu terbang ke Eropa untuk memastikan rencana ujicoba Agustus nanti.

"Semua agenda ujicoba di Eropa sudah fix. Termasuk akomodasi dan transportasi," kata Bonnie Fautngil.

 

Misi Mulia

Pada kesempatan sama, Bonnie Fautngil mengaku mengusung misi mulia yakni membangkitkan sepak bola Indonesia yang diawali dengan membekali pemain muda ilmu dasar sepak bola serta sikap yang benar.

"Ini baru permulaan. Saya juga siap membantu PSSI mengembangkan kemampuan pemain dengan berbagai program kepelatihan yang lazim dipakai klub-klub dan timnas usia muda di Eropa," pungkas Bonnie Fautngil.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel