Cara Penjual Hewan Kurban Naikkan Omzet, Kambing Dipakaikan Masker

·Bacaan 2 menit

VIVA – Berbagai cara dilakukan untuk menarik pembeli hewan kurban pada masa pandemi seperti saat ini. Salah satunya seperti yang dilakukan penjual hewan kurban di Solo yang memasang masker di mulut kambing dagangannya. Aksi tersebut berhasil menarik perhatian pembeli sehingga omzet penjualannya naik tiga kali lipat.

Penjual hewan kurban, Muh Muttaqin mengatakan momen Hari Raya Idul Adha kali ini bertepatan dengan pemberlakukan PPKM Darurat lantaran kasus COVID-19 tinggi. Oleh sebab itu untuk mengingatkan kampanye protokol kesehatan yang salah satunya memakai masker, lantas kambing yang ia jual memakai masker.

“Kalau tahun-tahun kemarin kan kambingnya tidak memakai masker tapi kalau tahun ini memakai masker. Jadi kemarin itu ada ide karena ada COVID-19 bagaimana agar kambingnya tidak kena COVID ya dipakaikan masker,” ujar dia saat ditemui di kandangnya di Pucang Sawit, Jebres, Solo, Senin, 19 Juli 2021.

Menurut dia, ide memakaikan masker ke kambing untuk mengikuti tren yang terjadi pada saat ini. Hanya saja saat makan, masker tersebut dilepas agar belasan ekor kambing yang masih menunggu pengantaran ke pembeli itu bisa makan sepuasnya. “Jadi kita ngikuti situasi saat ini dan alhamdulillah kok ngerejekeni (memberikan rezeki),” ujar dia.

Muttaqin mengaku dengan trik menjual kambing bermasker itu ternyata berhasil menarik perhatian masyarakat yang ingin berkurban untuk membeli kambingnya. Dibandingkan dengan omzet penjualan tahun-tahun sebelumnya pada masa pandemi saat ini jumlahnya malah berlipat ganda.

“Yang biasanya ini omzetnya itu hanya 20-25 ekor kambing, tapi kali ini mencapai 60 ekor lebih. Alhamdulillah penjualan tidak turun tapi selama COVID ini malah naik. Bahkan, tadi pagi sebelum Shubuh masih harus kulakan karena untuk mencukupi pesanan,” kata dia yang jualan hewan kurban bersama adik-adiknya itu.

Hewan kurban seperti kambing, disebutkan dia, dijual mulai kisaran Rp1,5 juta hingga Rp4 juta per ekor. Sebagian besar kambing dagangannya itu telah laku terjual dan yang masih berada di kandang hanya menunggu pengiriman ke pembeli.

“Harganya paling rendah itu Rp1,5 juta per ekor, tadi ada yang Rp4 juta dan Rp3,5 juta sudah dikirim ke pembelinya. Maksimal kita jual harga Rp4 juta,” sebutnya.

Baca juga: Walau Ditahan, Habib Rizieq Berkurban untuk Warga Gaza Palestina

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel