Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal, Lengkap dengan Contoh

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal harus baik dan benar. Membuat daftar pustaka harus sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah. Namun, banyak orang yang masih kebingungan tentang cara menulis daftar pustaka yang benar.

Daftar pustaka merupakan hal yang harus ada dalam setiap karya tulis, entah karya penelitian makalah atau karya tulis lainnya. Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal memang bukanlah sesuatu yang mudah apalagi jika belum pernah mencobanya sama sekali.

Daftar pustaka memiliki sebutan lain yaitu sumber pustaka, rujukan, referensi, atau pranala. Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal yang perlu diperhatikan mulai dari penulisan judul buku, nama penerbit, penulis, lokasi diterbitkan, dan tahun terbit.

Banyaknya aturan cara penulisan daftar pustaka dari jurnal kadang membuat orang semakin bingung tentang cara penulisannya. Berikut ini Liputan6.com merangkum beberapa cara penulisan daftar pustaka dari jurnal, dilengkapi dengan aturan dan contoh penulisannya, Selasa (16/3/2021).

Pengertian Daftar Pustaka

menulis jurnal | pexels.com/@negativespace
menulis jurnal | pexels.com/@negativespace

Daftar pustaka adalah daftar rujukan yang mencantumkan judul, nama pengarang, tahun terbit, dan sebagainya yang ditempatkan di halaman terakhir suatu karya tulis. Sebuah daftar pustaka diperlukan sebagai sumber rujukan untuk memastikan kebenaran data yang diambil.

Dengan adanya daftar pustaka, karya tulis yang kamu buat dapat dipercaya kebenarannya. Selain itu, daftar pustaka juga digunakan sebagai ucapan terima kasih untuk penyumbang data penelitian.

Pengertian Jurnal

ilustrasi jurnal harian/unsplash
ilustrasi jurnal harian/unsplash

Sebelum mengetahui cara penulisan daftar pustaka dari jurnal, kita perlu memahami pengertian jurnal terlebih dahulu. Jurnal merupakan sebuah tulisan khusus yang membahas suatu hal tertentu, misalnya membuat sebuah artikel ilmiah pada sebuah bidang ilmu tertentu.

Umumnya jurnal adalah tulisan yang dibuat oleh orang yang kompeten dalam bidangnya, dan diterbitkan oleh sebuah instansi maupun lembaga. Beberapa orang menafsirkan jurnal sebagai sebuah buku, surat kabar harian, dan diartikan pula sebagai majalah khusus.

Tujuan Penulisan Daftar Pustaka

Menulis jurnal./Copyright shutterstock.com/g/Pondsaksit
Menulis jurnal./Copyright shutterstock.com/g/Pondsaksit

Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal harus memahami terlebih dahulu tujuan penulisannya. Karena tanpa mengetahui tujuannya, ketika menulis akan kurang menjiwai. Berikut adalah tujuannya.

Bersifat memudahkan

Tujuan penulisan daftar pustaka bertujuan untuk memudahkan para pembaca. Jadi banyak pembaca yang terbantu mencari sumber referensi ketika melihat daftar pustaka yang dicantumkan. Pembaca pun juga merasa terbantu ketika ingin mempelajari ilmu lebih dalam dan spesifik dari isi jurnal tersebut.

Membantu mengembangkan ide

Daftar pustaka akan membantu pembaca dalam mengembangkan gagasan dan ide saat menulis karya ilmiah. Tak hanya itu, daftar pustaka juga membantu penulis untuk menyempurnakan tulisan lebih berisi dan berkualitas.

Membantu mengetahui sumber

Tujuan penulisan daftar pustaka berikutnya adalah yang membantu mengetahui sumber yang dipergunakan untuk memperkaya ilmu pengetahuan di dalam karya tulis tersebut.

Peranan dan Fungsi Daftar Pustaka

Ilustrasi menulis. (Nick Morrison/ Unsplash)
Ilustrasi menulis. (Nick Morrison/ Unsplash)

Akan ada beberapa peran dan fungsi yang diperoleh ketika menulis daftar pustaka untuk jurnal. Salah satunya adalah menjadikan jurnal yang kamu tulis lebih valid. Karena diambil dari sumber terpercaya dan relevan. Berikut adalah fungsi daftar pustaka.

Memiliki tanggung jawab ilmiah

Memiliki tanggung jawab ilmiah, sehingga tulisan yang kamu tulis bisa bertanggungjawab atau bisa juga dapat dilihat dari sumber referensi yang kamu gunakan.

Memberikan Apresiasi Kepada Penulis

Ketika kita mengambil atau membaca referensi untuk tulisan jurnal yang kamu buat, jika menggunakan referensi dari penulis A, maka itulah yang perlu kamu tuliskan. Sebagai bentuk apresiasi telah menggunakan ide atau gagasan karya orang lain dalam tulisan kita.

Meminimalisir terjadinya plagiarism

Karena banyak kasus plagiarism, memiliki daftar pustaka menjadi penting. Yang harus diperhatikan apabila mengambil kutipan atau karya tulis dari penelitian lain, wajib menyantumkannya. Jika tidak dicantumkan, dapat dinilai sebagai tindakan plagiarisme.

Tips Menulis Daftar Pustaka

Ilustrasi menulis essay (Sumber: Istockphoto)
Ilustrasi menulis essay (Sumber: Istockphoto)

Klasifikasikan sumber atau referensi berdasarkan kategori

Misal dimulai dari referensi kategori buku, kategori jurnal, kategori majalah, kategori surat kabar, kategori jurnal online dan lain sebagainya. Dengan ini kamu bisa lebih fokus mengerjakan daftar pustaka berdasarkan kategori karena masing-masing kategori memiliki format yang tidak jauh berbeda.

Urutkan masing-masing sumber berdasarkan abjad

Ini memudahkan kamu saat mulai menuliskan daftar pustaka. Di samping itu juga memudahkan kamu saat menyusun daftar pustaka secara keseluruhan.

Menuliskan daftar pustaka sesuai dengan kaidah yang telah ditentukan

Langkah terakhir adalah menuliskan daftar pustaka sesuai dengan kaidah yang telah ditentukan disesuaikan dengan masing-masing kategori sumber.

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal beserta Contohnya

Ilustrasi menulis | Foto: via Liputan6.com
Ilustrasi menulis | Foto: via Liputan6.com

Sebelum membahas cara penulisan daftar pustaka dari jurnal, ada satu hal yang tidak kalah penting saat menulis jurnal. Dalam penulisan jurnal, perlu juga memperhatikan bagaimana mencatat kutipan dengan baik. Baik itu dengan cara mengutip kalimat, kata atau mengutip sebuah paragraf, wajib untuk mencantumkan informasi mengenai sumber yang digunakan.

1. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal Format APA Style

Nama akhir pengarang, nama awal. (Tahun penerbitan). Judul artikel. Nama jurnal, volume (edisi jika ada), halaman.

Contoh 1 penulis:

Agung, M. (2001). Interaksi ibu yang memiliki sitaf temperamental terhadap perkembangan anak. Journal of Personality and Social Psychology, 69, 254-258.

Contoh 2 penulis atau lebih:

Dany, J., & ahsah, P.R. (1993). Balinese spatial orientation. Journal of Royal AnthropologicalInstitute, 6, 656-664.

Alan, M. k., Ranum, A. J., Nadia, A. D., Andi, S. A., santoso, T., Firman, D., . . . Satriawan, D. H. (2001). Onset dan persistensi depresi postpartum dalam sistem klinik kesehatan ibu kota. American Journal of Psychiatry, 146(9), 1567-1573. doi:10.1176/appi.ajp.158.11.1856

2. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal Format MLA Style

Nama akhir, Nama awal. “Judul artikel”. Nama jurnal, Volume. edisi, Tahun publikasi, p. halaman: Media,. Tanggal akses.

Contoh 1 penulis:

Tyas, Ayu. “Perpustakaan dan Pengembangan.” Annals of Library Research 30. 7 (2009): 1221‐1250. Print.

Contoh 2 penulis atau lebih:

Yaniarti irna, gumelar agum, and saraswati indri. “Belajar di pop rock dan Coke.” Weird Science 15 (2003): 67-85. Print.

3. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal Format Chicago Style

Nama pengarang. “Judul jurnal”. Nama Jurnal, volume, (tahun): halaman. Media (tanggal, tahun diakses).

Contoh 1 penulis:

Stokes, Andrea. “Small and Medium-sized Enterprises and the Environment: Business Imperatives.” International Small Business Journal 19, no. 1 (2000): 100. Gale Academic OneFile (accessed October 19, 2020).

Contoh 2 penulis atau lebih:

Huang, Xueli, and Alan Brown. “An Analysis and Classification of Problems in Small Business.” International Small Business Journal. 18, no. 1 (1999): 73. Gale Academic OneFile (accessed October 19, 2020).

4. Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal Sumber yang berbentuk Kutipan

Cara mengutip sumber yang ada dibagian teks, juga ada aturannya loh. Ada dengan cara menuliskan dengan memberi buka kurung, kemudian ditulis nama penulis dan tahun. Ada juga yang modelnya dipaparkan secara bercerita.

Contoh: Dinas Pariwisata akan mencanangkan objek wisata baru yang ke-7 dengan destinasi yang terintegrasi dengan pengujung. Rancangan ini dibuat dipelopori oleh 99 orang yang berpengalaman dibidangnya (Novia, 2019).

Kata dalam kurung disertai dengan nama dan tahun menunjukan bahwa data tersebut ditulis oleh Novia, yang ditulis dalam sebuah buku yang diterbitkan di tahun 2019.