Cara Sederhana Mencegah Penularan COVID-19 pada Bayi Baru Lahir

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pandemi virus corona penyebab COVID-19 masih belum berakhir. Hingga kini, COVID-19 masih menjadi tantangan di berbagai dunia, termasuk Indonesia.

Virus Corona penyebab COVID-19 menyerang orang dari berbagai kalangan, seperti warga kebanyakan hingga tokoh ternama maupun publik figur di berbagai penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia.

COVID-19 juga bisa menginfeksi seseorang dari berbagai usia, seperti anak-anak, remaja, dan orang tua. Bahkan, COVID-19 bisa menular pada bayi yang baru lahir.

Penularan itu bisa terjadi saat merawat atau menyusui bayi. Maka dari itu, penting untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan yang ketat.

Beberapa protokol kesehatan yang utama ialah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Lantas bagaimana praktik untuk mencegah penularan COVID-19 pada bayi yang baru lahir?

Melansir dari laman covid-19.go.id, Minggu (26/9/2021), berikut ini cara sederhana mencegah penularan COVID-19 pada bayi yang baru lahir.

Cuci Tangan dan Pakai Masker

Seiring dengan bermunculannya varian baru COVID-19, para ahli menyarankan untuk mengenakan dua masker untuk melindungi diri. Efektifkah? | ilustrasi foto: pexels.com/@cottonbro
Seiring dengan bermunculannya varian baru COVID-19, para ahli menyarankan untuk mengenakan dua masker untuk melindungi diri. Efektifkah? | ilustrasi foto: pexels.com/@cottonbro

Mulailah dengan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memegang bayi dan sebelum menyusui. Jangan lupa kenakan masker medis di dalam dan masker kain di luar, saat menyentuh bayi, menggendong bayi, atau saat memberi ASI.

Penting juga untuk menjauhkan bayi dari orang sakit. Selain itu, perlu diingat untuk sebiasa mungkin menghindari kebiasaan mencium dan menyentuh wajah bayi.

Seorang ibu boleh memberikan ASI saja sampai anak berusia enam bulan, namun dengan catatan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Untuk pengasuhan bayi sehat dilakukan oleh orang yang sehat dan tidak menderita COVID-19. Jika ibu/pengasuh dan bayi berbeda status COVID-19, disarankan untuk tetap jaga jarak 2 meter dari bayi, kecuali saat menyusui atau memberikan ASI perah atau saat merawat bayi.

Namun, jika bayi dan anggota keluarga lainnya ada yang menderita COVID-19 bersamaan, dapat dilakukan isolasi bersama.

Jaga ibu dan bayi dari COVID-19, mari kita disiplin pakai masker dan segera divaksinasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel