Cara Simpel Buat Eco Enzyme dari Sampah Organik di Rumah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ada yang familiar dengan eco enzyme? Dilansir dari Zero Waste Indonesia, Jumat, 23 April 2021, eco enzyme merupakan larutan zat organik kompleks yang diproduksi dari hasil fermentasi sisa organik, gula, dan air.

Eco enzyme memiliki bentuk berupa cairan berwarna cokelat gelap dengan aroma asam atau segar yang kuat. Anda bisa memanfaatkan sampah organik di rumah untuk diolah jadi eco enzyme.

Larutan ini memiliki segudang manfaat. Pertama, eco enzyme bisa digunakan untuk membersihkan seluruh area rumah, baju, sayur, dan buah-buahan. Caranya, campurkan eco enzyme secukupnya dalam air setiap kali ingin digunakan. Anda juga bisa menyimpan campuran itu dan air maksimal tujuh hari waktu penyimpanan.

Kedua, eco enzyme juga bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman, menghilangkan hama, serta meningkatkan kualitas pada tanaman anda. Cara penggunaannya adalah dengan mencampurkan 30 ml eco enzyme ke dalam dua liter air. Lalu, masukkan campuran tersebut ke dalam botol spray dan semprotkan ke tanah di sekitar tanaman anda.

Terakhir, eco enzyme juga sangat efektif untuk mengusir hama tanaman. Cairan ini juga bisa digunakan untuk mengusir kecoa, semut, lalat, nyamuk dan serangga lain. Caranya cukup aplikasikan 15 ml eco enzyme pada 500 ml air, lalu masukkan ke dalam botol spray dan semprotkan pada organisme yang ingin dihalau.

Penggunaan eco enzyme sebagai larutan pembersih alami berkontribusi menjaga lingkungan Bumi kita. Hal ini dikarenakan cairan tersebut tidak mengandung senyawa kimia yang dapat merusak lingkungan.

Dr. Joean Oon, pimpinan Pusat Perawatan Keluarga Naturopati di Penang sekaligus praktisi eco enzyme, mengatakan satu liter eco enzyme dapat membersihkan 1000 liter air sungai yang tercemar. Maka, dengan menggunakan cairan ini kita tidak hanya bisa membersihkan barang-barang di rumah tetapi turut membantu menjaga kelestarian alam.

Cara Membuat Eco Enzyme

Ilustrasi sampah makanan. (dok. XAVIER GALIANA / AFP)
Ilustrasi sampah makanan. (dok. XAVIER GALIANA / AFP)

Cairan serbaguna dengan berbagai manfaat ini ternyata sangat mudah untuk dibuat. Berikut bahan-bahan serta cara membuatnya seperti dibagikan akun Instagram @kebun.nyempil.

Alat dan Bahan

Gunakan perbandingan bahan 1:3:10

- 100g gula merah

- 300g sampah kulit buah atau sisa sayuran

- 1 liter air

- Botol plastik atau wadah tertutup

Catatan:

- Dianjurkan menggunakan lebih banyak kulit buah-buahan dibandingkan sisa sayuran

- Gunakan kulit jeruk agar cairan Ezo-enzym beraroma segar

- Jangan gunakan wadah berbahan logam karena kurang elastis

Cara Membuat:

- Tuang semua bahan ke dalam botol plastik atau wadah tertutup, kemudian campurkan gula dan air ke dalam wadah tapi tidak sampai penuh.

- Simpan di tempat yang kering dan sejuk dengan suhu dalam rumah

- Buka tutup wadah penyimpanan setiap hari pada minggu pertama untuk menghilangkan gas hasil fermentasi

- Buka tutup wadah penyimpanan setiap dua hari sekali pada minggu kedua dan ketiga

- Aduk cairan pada waktu penyimpanan satu bulan dan dua bulan

- Cairan eco enzym siap dipanen minimal setelah tiga bulan penyimpanan. (Dinda Rizky Amalia Siregar)

Timbulan Sampah Sebelum dan Sesudah Pandemi

Infografis Timbulan Sampah Sebelum dan Sesudah Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Timbulan Sampah Sebelum dan Sesudah Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tak Hanya Sampah Plastik, Sampah Organik di Rumah Pun Perlu Diolah dengan Baik (dok. Instagram @sustaination/ https://www.instagram.com/p/CD3CudBg0sB/?igshid=1sld0vj13vcln/ Brigitta)
Tak Hanya Sampah Plastik, Sampah Organik di Rumah Pun Perlu Diolah dengan Baik (dok. Instagram @sustaination/ https://www.instagram.com/p/CD3CudBg0sB/?igshid=1sld0vj13vcln/ Brigitta)