Cara Tasya Kamila Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Air Bersih Sejak Dini

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Melestarikan lingkungan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh semua orang, khususnya kaum muda yang nantinya akan menikmati keindahan alam di masa mendatang.

Suntory Garuda Beverage (SGB) bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia akhirnya meresmikan fasilitas greenhouse di SDN Wijaya Kusuma 05 Jakarta, pada Selasa (31/8), demi tingkatkan rasa peduli lingkungan pada anak muda.

Peresmian fasilitas greenhouse ini juga sekaligus rangkaian acara dalam memperingati Pekan Air Dunia yang jatuh pada tanggal 23-27 Agustus lalu. Nantinya, fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan menjadi sarana pembelajaran tentang lingkungan.

Mantan artis cilik Tasya Kamila juga terlibat dalam acara ini dan menjadi salah satu narasumber di peresmian greenhouse tersebut. Tasya merupakan salah satu sosok pegiat lingkungan yang hingga saat ini masih aktif melakukan kegiatan-kegiatan pelestarian lingkungan.

Dalam acara peresmian ini, Tasya Kamila membagikan pengalamannya di bidang lingkungan, dan memberikan pesan-pesan, khususnya para generasi muda untuk terus menjaga lingkungan agar tetap bertahan di masa depan.

“Aku sangat setuju bahwa anak-anak harus mendapatkan pendidikan lingkungan sejak usia dini karena anak-anak adalah masa depan kita. They’re our future leaders,” ungkap Tasya Kamila dalam peresmian virtual tersebut, Senin (31/8).

Jadi duta lingkungan sejak belia

Tasya Kamila merupakan duta lingkungan sejak usia belia (Foto: instagram.com/tasyakamila)
Tasya Kamila merupakan duta lingkungan sejak usia belia (Foto: instagram.com/tasyakamila)

Tasya mengatakan bahwa dirinya telah ditunjuk menjadi seorang duta lingkungan sejak dirinya masih duduk di bangku SMP. Dari pengalamannya sebagai duta lingkungan inilah, dirinya jadi banyak belajar soal pelestarian lingkungan, yang menjadikan dirinya peduli terhadap lingkungan.

“Sebagai duta lingkungan, aku banyak berkeliling ke sekolah-sekolah dan melihat langsung betapa semangatnya anak-anak untuk ikut serta berupaya melestarikan lingkungan. Dari sinilah aku sadar, ternyata peranan anak-anak dalam upaya pelestarian lingkungan sangat penting,” ungkapnya.

Dengan adanya fasilitas greenhouse yang mencakup sarana tanam hidroponik dan lahan untuk bercocok tanam lainnya, akan mendorong anak bisa melestarikan lingkungan dalam kehidupannya sehari-hari.

“Asal ada keinginan untuk mau tahu dan mau belajar, pasti lingkungan akan jauh lebih baik, kok, dengan usaha kecil dari kalian para generasi muda,” tambahnya.

Ajarkan anaknya selalu hemat air

Potret Tasya Kamila dan anaknya yang selalu diajari edukasi lingkungan sejak kecil (Foto: instagram.com/tasyakamila)
Potret Tasya Kamila dan anaknya yang selalu diajari edukasi lingkungan sejak kecil (Foto: instagram.com/tasyakamila)

Sebagai ibu yang memiliki satu anak, tak lupa Tasya juga selalu menanamkan nilai-nilai penting tentang lingkungan dan selalu mengajarkan hal-hal sederhana agar anaknya bisa berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Salah satu upaya menjaga lingkungan yang selalu Tasya ajarkan kepada Arrasya anaknya adalah selalu menghemat air. Walaupun Arrasya sendiri masih berusia 2 tahun, Tasya mengungkapkan bahwa Arrasya sudah mulai paham akan pentingnya menghemat dan menjaga air bersih.

“Aku mulai dari hal-hal yang sederhana untuk ngajarin dia, kayak menutup keran air jika tidak dipakai, mencuci tangan dengan air secukupnya, menanam dan memelihara pohon, dan aku selalu kasih tau ke dia kalau air itu penting banget untuk kehidupan kita, jadi dia selalu ingat kalau air itu perlu kita jaga,” ujar Tasya.

Dorong generasi muda untuk sadar lingkungan

Potret Tasya Kamila dan anaknya yang selalu diajari edukasi lingkungan sejak kecil (Foto: instagram.com/tasyakamila)
Potret Tasya Kamila dan anaknya yang selalu diajari edukasi lingkungan sejak kecil (Foto: instagram.com/tasyakamila)

Dirinya percaya bahwa dengan adanya bantuan fasilitas greenhouse yang telah disediakan oleh Suntory Garuda Beverage ini nantinya akan membuat anak-anak jadi bisa belajar dan praktik langsung di lapangan, atau dalam kata lain ‘learning by doing’.

Di zaman yang serba instan ini dan tingkat kepedulian anak terhadap lingkungan semakin menurun, jika dibantu dengan fasilitas yang memadai, anak-anak jadi bisa belajar dan melihat bahwa proses pelestarian lingkungan itu tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Maka dari itu, penyediaan sarana pelestarian lingkungan yang kid-friendly ini memungkinkan mereka untuk mempelajari teknik dan teknologi terbaru dalam bercocok tanam, dan mereka juga jadi bisa berkesempatan untuk menanam tanaman mereka masing-masing di lingkungan sekolahnya.

“Sosialisasi dan edukasi menjadi highlight yang paling penting dalam upaya pelestarian lingkungan oleh anak muda. Jika tidak dilakukan dengan cara yang menyenangkan, kegiatan pelestarian lingkungan ini tidak akan mencapai hasil maksimal,” pungkas Tasya.

Dirinya menekankan bahwa kita semua memiliki kewajiban dan amanah untuk melestarikan lingkungan dan bumi demi kehidupan generasi mendatang. Maka dari itu, ia berharap semoga upaya dan langkah awal yang telah dilakukan dapat menghasilkan lingkungan yang lebih lestari di masa yang akan datang.

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel