Cara Tepat Menghadapi Anak yang Hiperaktif

·Bacaan 1 menit

VIVA – Istilah hiperaktif, atau biasa dikenal dengan sebutan Attention Deficit Disorder (ADD) biasanya ditujukan pada anak usia muda yang memiliki tingkat keaktifan yang sangat tinggi. Sisi negatifnya adalah anak yang hiperaktif biasanya akan cenderung lebih susah untuk berkosentrasi atau berdiam diri ditempat yang sama dalam waktu yang lama.

Itulah sebabnya mengapa anak hiperaktif lebih sering mendapat label sebagai anak nakal yang susah diatur. Namun, benarkah demikian?

Meski penyebab hiperaktif pada anak hingga kini belum diketahui secara pasti, namun kita dapat mencari tahu beberapa pemicu yang menjadi pendorong bagaimana masalah hiperaktif ini bisa terjadi.

Sebagian besar anak yang mengalami masalah hiperaktif memiliki setidaknya satu orang anggota keluarga yang saat kecil juga mengalami masalah hiperaktif, penyebab lainya adalah dari faktor kesehatan sang ibu.

Ibu yang memiliki masalah penyakit seperti asma, migraine, dan eksim memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memiliki seorang anak yang hiperaktif.

Lantas, bagaimana cara yang tepat menghadapi anak yang hiperaktif? Hal yang paling penting dilakukan adalah menjalin komunikasi yang baik denganya, apresiasilah segala hal positif yang ia lakukan, hindari menyinggung perasaanya dan menghukum secara berlebihan saat anak sedang melakukan kesalahan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel