Cara Terbaik Minum Air agar Terhindar dari Dehidrasi

Rochimawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam hal makan dan minum yang sehat demi kesehatan, minum air yang cukup sering kali diabaikan. Meski dianggap sebagai kebutuhan dasar, kebanyakan orang gagal mengonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup dalam sehari.

Hal ini menyebabkan dehidrasi, di mana tingkat cairan tubuh mencapai tingkat yang berbahaya, yang menyebabkan komplikasi serius seperti cedera panas, kram panas, kelelahan, atau serangan panas yang berpotensi mengancam jiwa.

Minum air putih, panas atau dingin, menjaga kesehatan tubuh, tetapi jika Anda ingin menghindari dehidrasi, air hangat adalah pilihan terbaik, demikian dikutip dari Times of India.

Mengapa hangat lebih baik untuk tetap terhidrasi

Sekitar 70 persen tubuh kita terdiri dari air dan untuk menjaga fungsi internalnya tetap berjalan dengan baik, kita perlu menjaga jumlah cairan di dalam tubuh. Air memainkan beberapa peran penting dalam tubuh. Ini melumasi sendi, membentuk air liur dan lendir, meningkatkan kesehatan kulit, mengatur suhu tubuh dan mengeluarkan racun dari tubuh.

Suhu air dapat memengaruhi pencernaan, sirkulasi, dan bahkan dapat menyebabkan sakit kepala. Tetapi jika Anda sangat khawatir untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi atau tidak kekurangan cairan, menyesap air hangat adalah pilihan yang lebih baik.

Minum segelas air dingin pada hari-hari musim panas mungkin terasa seperti surga, tetapi tidak melembabkan Anda seperti air hangat. Air dingin hanya bisa memuaskan dahaga dan tidak akan melembabkan Anda.

Saat air hangat masuk ke dalam tubuh, itu mengembang semua saluran. Hal ini memungkinkan air mengalir ke seluruh tubuh ke setiap sudut. Saat minum air dingin, pembuluh ini mengerut dan tidak dapat mencapai setiap sel tubuh.

Meskipun minum air dengan suhu berapa pun dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan, air hangat memberikan beberapa manfaat kesehatan tambahan. Segelas air hangat di pagi hari dapat menghidrasi Anda dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Menyeruput sebelum makan dapat membantu proses pencernaan, membantu menjaga asupan kalori dan meningkatkan penyerapan nutrisi oleh tubuh.

Saat menderita pilek dan flu, segelas cairan hangat dapat membantu melawan bakteri. Selain itu, juga baik untuk kulit Anda dan dapat mengurangi stres.

Kebutuhan tubuh kita akan cairan berbeda satu sama lain. Beberapa orang mungkin membutuhkan lebih banyak cairan daripada yang lain tergantung pada kondisi kesehatan dan tingkat aktivitas fisik mereka. Sebelum memutuskan untuk minum lebih banyak air, Anda harus mengevaluasi kebutuhan cairan tubuh Anda. Umumnya, orang yang sehat dianjurkan minum 1920 ml atau 8 gelas air dalam sehari.

Menurut National Academy of Medicine (NAM) Amerika Serikat, pria harus mengonsumsi 3.700 ml dan wanita sekitar 2.700 ml cairan per hari. Ini termasuk cairan dari air, minuman lain, dan makanan. Jumlah asupan cairan bervariasi sesuai dengan tingkat aktivitas Anda, lokasi, status kesehatan, dan lainnya.