Cara Unik Luhut Pandjaitan Hilangkan Stres, Lari Sejauh 15 Kilometer

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengisahkan cerita unik. Yakni, cara dia menghilangkan stress dengan berlari sejauh 15 kilometer. Luhut menceritakan pengalaman ini dalam acara Peluncuran dan Bincang Buku bertajuk 'Luhut’.

Menko Luhut mengakui ada orang yang jadi musuhnya. Dia juga bercerita bahwa ada anggapan dia sengaja dibuat sakit hati bahkan stress. Menariknya, dia punya cara untuk menghilangkan stres tersebut.

"Dan sekali lagi buat Kartini (Adik Menko Luhut) dan semua, ini adik-adik saya hadir, dan teman-teman, sahabat-sahabat semua, dulu juga ada yang musuhin saya, tapi saya pikir phase of our life, jadi kalau dulu orang pikir saya sakit hati atau stress, tidak juga," kata dia dalam Peluncuran dan Bincang Buku 'Luhut' di Hotel Dharmawangsa, Jumat (7/10).

"Karena saya senang lari, Jadi kalau dulu saya stres saya lari ini, 10 kilo meter bahkan 15 kilo meter, keringat-keringat, lupa lagi (masalah/stress), ya mandi ya tidur. Make it simple, karena sekali lagi saya percaya, yang di bawah langit ini ada waktunya," terangnya.

Pada kesempatan ini, Luhut mengajak kerabatnya yang hadir itu untuk membangun Indonesia dengan porsinya masing-masing. Termasuk, beberapa tokoh yang sering memberikan kritik.

"Saya dengar Rocky, misalnya beliau sangat keras menyerang pemerintah menyerang presiden, its ok. Dia bilang saya mau di interview, oke saya bilang di interview kan, mungkin karena kita tidak berkomunikasi, tidak ada pemahaman. Jadi mau minta interview siapa saja silakan," paparnya.

"Kalau saya bisa jawab saya jawab, kalau saya gak bisa jawab ya saya gak jawab," tambahnya.

Luhut: Saya Populer, tapi Tak Mau Jadi Presiden

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendengar kalau dia cukup populer. Meski begitu, dia tak ingin maju ke ranah politik, apalagi jadi Presiden.

Hal ini diungkapkannya dalam peluncuran dan bincang buku 'Luhut', sebuah Biografi Luhut Binsar Pandjaitan yang ditulis Noorca M. Massardi.

Popularitasnya diakuinya didorong oleh sejumlah pihak, seperti timnya yang membantu ia dalam menangani Covid-19 di Indonesia. Darisana, ia mengaku disebut-sebut sebagai tokoh populer.

"Terima kasih pada mereka yang telah bantu saya dalam banyak hal, sehingga katanya saya populer. Tapi, untung saya nggak mau jadi (calon) presiden atau calon wakil presiden," ungkapnya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (7/10).

"Jadi saya boleh ngomong bebas," tambahnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com [idr]