Cari Alien Sampai ke Lubang Hitam

·Bacaan 1 menit

VIVA – Para ilmuwan terus berspekulasi kalau alien lahir dan dibesarkan di sistem bintang lain. Sementara itu mereka seakan tidak pernah puas menemukan alien, dan lagi-lagi, berusaha menemukan peradaban alien ada di suatu tempat di kedalaman ruang angkasa.

Astronom Tiger Yu-Yang Hsiao dari Universitas Nasional Tsing Hua di China sedang mencari proyek bangunan Mars yang sangat spesifik. Ia dan tim mencari bukti megastruktur yang dikenal sebagai Bola Dyson.

Namun, Bola Dyson biasa dianggap sebagai struktur buatan yang mencakup bintang dan menangkap sebagian besar output dayanya, sehingga para ilmuwan mengusulkan untuk mencari inverse Dyson sphere (IDS) yang menyedot daya dari lubang hitam.

"Secara keseluruhan, lubang hitam bisa menjadi sumber yang menjanjikan dan lebih efisien daripada panen dari bintang deret utama," kata Tiger, seperti dikutip dari situs Sputniknews, Jumat, 20 Agustus 2021.

Energi lubang hitam jauh melampaui bintang sehingga Tiger dan tim ilmuwan lainnya mengklaim bahwa panas buangan dari IDS dapat dideteksi oleh teleskop.

Petunjuk lain mengatakan bahwa tidak ada logam yang diketahui dapat menahan suhu piringan akresi lubang hitam atau jet plasma yang melesat ke luar angkasa.

Tiger dan tim ilmuwan juga menegaskan bahwa mereka membahas peradaban yang lahir dan dibesarkan dari benda selain bintang.

"Kami berspekulasi bahwa peradaban (alien) semacam ini dapat mengumpulkan energi dari jarak jauh atau mengandalkan sumber energi sebagai pembangkit listrik daripada hidup di sekitar lubang hitam dengan lingkungan yang keras," jelasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel