Cari Sriwijaya Air SJ182, Polair Kerahkan 10 Kapal dan 50 Penyelam

Syahrul Ansyari, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA - Korpolairud Baharkam Polri langsung ke lokasi yang diduga jadi tempat hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Sebanyak 10 kapal diturunkan untuk ke lokasi malam ini, Sabtu, 9 Januari 2021.

Selain 10 kapal, pihaknya mengerahkan sebanyak 100 personel. 50 di antaranya adalah penyelam untuk mencari korban hingga puing pesawat.

"Kami dari Ditpolair setelah menerima kabar pesawat jatuh di sekitar perairan selat Jakarta kami atas perintah Kabaharkam Polri akan berangkat menunu ke TKP, ada 3 kapal yang sudah ke TKP, nanti ada 7 lagi jadi total kapak ada 10. Personel menyelam 50 orang di kapal 50 jadi 100 orang," kata Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol M. Yassin Kosasih kepada wartawan, Sabtu, 9 Januari 2021.

Baca juga: Menhub Budi Ungkap Detik-detik Sriwijaya Air SJ182 Hilang Kontak

Tim penyelam baru akan melakukan penyelaman pada esok hari Minggu, 10 Januari 2021 pagi. Hal ini tergantung daripada situasi dan kondisi cuaca besok.

Apakah cuaca mendukung atau tidak. Dia menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan alat bernama Finger yang biasa dipakai untuk mencari kotak hitam atau Black Box.

"Kita buat posko nanti ada tim penyelam dan nanti tim Dokkes Polri disana. Nanti di TKP kita turunkan alat SAR dan tim penyelam dan ada alat canggih itu Finger ada dua set untuk cari black box," katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB.

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dikonfirmasi.