Carilah Pasangan yang Enak Diajak Berbagi Cerita, Ini 5 Alasannya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Ketika mencari pasangan, pastinya ada standar atau kriteria tertentu yang kita jadi patokan. Mulai dari soal penampilan, pekerjaan, cara berbicara, hingga cara berkomunikasi. Dari semua kriteria yang ada, seseorang yang enak diajak berbagi cerita biasanya akan selalu memberi kesan tersendiri.

Sering kita mendengar bahwa komunikasi yang baik adalah kunci penting hubungan yang langgeng. Salah satu indikator komunikasi yang baik adalah kemudahan untuk saling berbagi cerita. Kenapa penting untuk mencari pasangan yang mudah dan enak diajak berbagi cerita.

1. Pasangan yang Enak Diajak Bertukar Cerita Bisa Menjadi Sahabat Baik

Filsuf Friedrich Nietzsche punya gagasan menarik mengenai pernikahan. Nietzsche memiliki prinsip "jangan menikah karena cinta". Menurut Nietzsche, menikah karena cinta itu berbahaya. Alasannya karena cinta romantik itu durasinya bisa habis.

Jadi, ketika kita hanya terlibat cinta romantik, hanya cinta pada fisik semata, maka pada saatnya semua itu akan selesai. Nietzsche cenderung menyarankan untuk mencari orang yang asyik diajak bicara. Katanya, cari seseorang yang bisa menjadi "sahabat". Menikahlah dengan orang yang cocok diajak ngobrol, karena pernikahan yang bagus pada dasarnya adalah persahabatan. Bagi yang berencana mencari pasangan untuk melangkah ke jenjang pernikahan, penting untuk memastikan pasangan kita adalah seseorang yang enak diajak ngobrol.

2. Lebih Mudah Membangun Rasa Saling Percaya

Ketika menjalin sebuah hubungan, ada keselarasan yang perlu dibangun bersama. Di sini butuh yang namanya rasa saling percaya. Kalau pasangan sudah susah diajak berbicara dengan terbuka, maka akan sulit untuk membangun rasa percaya. Bahkan bawaannya akan terus curiga. Ketika sebuah hubungan dilandasi dengan rasa saling percaya, maka ke depannya akan lebih mudah untuk mengatasi konflik-konflik baru yang menerpa.

3. Bisa Menciptakan Hubungan yang Lebih Hangat dan Nyaman

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/vichie81
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/vichie81

Bayangkan ketika kamu menghabiskan waktu dengan seseorang yang tidak pernah mau mendengar atau berbagi perasaan, biasanya kamu akan merasa canggung dan tidak nyaman. Seakan ada dinding penghalang yang jadi penghambat kedekatan. Bandingkan ketika kamu bisa bersama seseorang yang selalu bisa jadi partner bertukar pikiran dan mau jadi pendengar yang baik, maka ada kenyamanan yang akan kamu rasakan.

4. Bisa Lebih Mudah Mengatasi Masalah tanpa Banyak "Drama"

Setiap permasalahan yang muncul dalam hubungan perlu diatasi bersama. Hanya saja kadang karena komunikasi yang buruk, masalah yang tadinya bisa diatasi dengan mudah jadi berlarut-larut makin rumit. Bersama seseorang yang enak diajak bertukar cerita, kita bisa lebih terbuka dalam mengutarakan uneg-uneg atau perasaan. Serta bisa menemukan jalan keluar atau solusi bersama dengan lebih mudah.

5. Ke Depannya Bakal Ada Banyak Waktu yang Dihabiskan Berdua

Bukan berarti kita dan pasangan harus bicara tanpa henti setiap hari. Hanya saja ketika kita bisa memiliki pasangan yang sefrekuensi ketika diajak ngobrol atau berbicara, kita bisa lebih mudah menghabiskan keseharian kita bersamanya. Ke depannya akan ada banyak waktu yang dihabiskan berdua. Kalau komunikasi saja sulit dilakukan, maka waktu yang dihabiskan hanya akan berisi kehampaan.

Kalau menurut Sahabat Fimela sendiri, sepenting apa mencari pasangan yang enak diajak ngobrol? Semoga pasangan yang kamu pilih bisa menjadi pasangan terbaik hingga akhir hayat dalam hubungan yang harmonis, ya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel