Carnivac-Cov, Vaksin COVID-19 untuk Hewan Pertama di Dunia yang Didaftarkan Rusia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Virus Corona COVID-19 tak hanya menyerang manusia, tapi juga hewan. Vaksin COVID-19 khusus untuk hewan pun dibutuhkan untuk memutus rantai penularan ke manusia atau sebaliknya.

Adalah Carnivac-Cov, vaksin COVID-19 pertama di dunia untuk hewan yang didaftarkan Rusia. Menurut badan pengawas pertanian Rusia, Rosselkhoznadzor, uji klinis vaksin itu telah dimulai pada Oktober 2020 dan melibatkan sejumlah hewan antara lain anjing, kucing, rubah kutub, dan cerpelai.

"Hasil penelitian memungkinkan kami untuk menyimpulkan bahwa vaksin tersebut tidak berbahaya ... Hewan yang divaksinasi mengembangkan antibodi terhadap Virus Corona dalam 100 persen dari semua kasus," ujar Wakil Kepala Rosselkhoznadzor, Konstantin Savenkov.

Menurut Savenkov, produksi massal Carnivac-Cov dapat diluncurkan secepatnya pada April 2020.

Beri Kekebalan 6 Bulan

Paramedis dari pusat kesehatan hewan (Puskeswan) Dinas Ketahanan, Pertanian, dan Perikanan Kota Adm. Jakarta Selatan mengecek seekor kucing sebelum menyuntikkan vaksin anti rabies secara gratis di kawasa Tebet, Jakarta, Sabtu (31/10/2020). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Paramedis dari pusat kesehatan hewan (Puskeswan) Dinas Ketahanan, Pertanian, dan Perikanan Kota Adm. Jakarta Selatan mengecek seekor kucing sebelum menyuntikkan vaksin anti rabies secara gratis di kawasa Tebet, Jakarta, Sabtu (31/10/2020). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Data terbaru, ungkap dia, menunjukkan vaksin tersebut mampu memberikan kekebalan kepada hewan selama setidaknya enam bulan, seperti dilansir Xinhua, Kamis (1/4/2021).

Vaksin ini dikembangkan oleh Pusat Federal untuk Kesehatan Hewan Rusia.

Infografis 17 Kondisi Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin COVID-19 Sinovac

Infografis 17 Kondisi Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 17 Kondisi Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan video pilihan di bawah ini: