Carolina Marin alami cedera ACL dua bulan jelang Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Pebulu tangkis tunggal putri asal Spanyol Carolina Marin mengumumkan bahwa dirinya mengalami cedera anterior cruciate ligamen (ACL) pada lutut kirinya dua bulan menjelang gelaran Olimpiade Tokyo.

Melalui pernyataan tertulis yang diunggah dalam akun Twitter pribadinya @carolinamarin, Jumat (28/5), Marin menjelaskan bahwa cederanya itu muncul saat dirinya sedang latihan untuk persiapan menuju Olimpiade Tokyo.

“Hari ini saya merasa tidak nyaman selama latihan yang memaksa saya harus keluar dari latihan,” tulis Marin.

“Setelah menjalani tes pertama, dokter mengatakan bahwa ligamen lutut kaki kiri saya mengalami cedera. Saya akan segera memberikan informasi lebih lanjut.”

Kendati demikian, peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro itu memastikan bahwa dirinya saat ini berada di tangan yang tepat, dan mengakhiri pernyataanya dengan tagar #ICanBecauseIThinkICan.

Baca juga: Hasil Kejuaraan Eropa 2021: Carolina Marin raih titel kelima

Ini bukan pertama kalinya Marin mengatakan soal ketidaknyamannya dan kemungkinan dirinya mengalami cedera.

Sebelumnya, ia juga sempat mengeluh sakit pada otot tungkai bawahnya selepas menjuarai Swiss Open 2021 yang memaksanya terpaksa absen dalam All England 2021 karena harus pemulihan.

Pada 2019, Carolina Marin juga pernah menderita cedera ACL di lutut kanannya saat laga final Indonesia Masters. Kondisi tersebut tidak hanya memupuskan harapannya dalam meraih gelar juara, tetapi juga membuatnya terpaksa absen dari seluruh turnamen selama tujuh bulan.

Baca juga: Carolina Marin mundur dari All England 2021

Setelah absen, Marin pun menandai comeback-nya dengan menjuarai turnamen BWF World Tour Super 1000 China Open 2019 setelah mengalahkan wakil Taiwan, Tai Tzu Ying.

Namun situasi cedera kali ini berbeda mengingat Marin sedang mempersiapkan diri tampil di Olimpiade Tokyo, yang akan berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus tersebut.

Carolina Marin dipastikan tampil di Olimpiade 2020 Tokyo. Marin menempati peringkat keempat klasemen Road to Tokyo.

Baca juga: Final Denmark Open 2020, Marin bertekuk lutut hadapi Okuhara
Baca juga: Carolina Marin bekuk Tai Tzu Ying untuk juarai Thailand Open

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel