Carolina Marin Makin Sayang dengan Penonton di Istora

Bola.com, Jakarta Pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin, terpesona dengan kemeriahan penonton di Istora, Jakarta, saat gelaran Indonesia Masters 2020. Atlet berusia 26 tahun itu menganggap Indonesia bak rumah sendiri.

Pada awal tahun ini, Carolina Marin berkesempatan untuk kembali bertanding di Indonesia. Mantan pebulutangkis nomor satu dunia itu turut ambil bagian pada Indonesia Masters 2020.

Pada babak pertama, Carolina Marin dengan mudah mengalahkan wakil Thailand, Nitchaon Jindapol, dengan skor 21-13 dan 12-15 di Istora, Rabu (15/1/2020).

"Satu hal yang membuat saya kembali ke sini karena saya cinta dengan Indonesia, dengan pendukung Indonesia. Saya juga memiliki banyak penggemar di sini," ujar pebulutangkis berperingkat 10 dunia itu.

"Mereka membuat saya seperti berada di rumah dengan sambutan hangat," kata Carolina Marin.

Memori Pahit Tahun Lalu

Pebulutangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin saat melawan Nitchaon Jindapol (Thailand) pada babak pertama Indonesia Masters 2020 di Istora GBK, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Carolina Marin unggul 21-13, 21-15. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Carolina Marin menyimpan kenangan pahit di Indonesia Masters tahun lalu. Ketika tengah bertanding di final, ia terpaksa mundur karena mengalami cedera Anterior Cruciate Ligaments (ACL). Musibah itu membuatnya harus menepi sekitar delapan bulan.

"Ketika saya berlatih pada awal pekan ini, saya merasakan apa yang terjadi di sini pada tahun lalu. Saya terkejut kepada diri saya karena saya sama sekali tidak merasa takut untuk berada di sini lagi," imbuhnya.

"Saya merasa emosional terhadap diri saya. Ketika saya masuk ke lapangan dan pada akhir gim pertama, saya juga sempar merasa gugup dengan memberikan poin yang mudah untuk lawan. Tapi, saya mampu bangkit dan fokus dengan rencana bermain saya," jelasnya.