Caroline tambah diler dan umumkan pergantian logo baru

Perusahaan omnichannel otomotif, Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) yang menaungi marketplace Caroline akan memperluas jaringan diler serta mengenalkan logo baru perusahaan yang saat ini sedang bertransisi sebagai online-to-offline (O2O) used car diler di Indonesia.

"Melihat industri otomotif saat ini yang sudah mulai bergerak pulih, kami optimistis di tahun ini kinerja Autopedia (ASLC) dapat bertumbuh. Kami akan terus mengembangkan layanan dan jaringan di beberapa kota di Indonesia untuk menangkap peluang pasar yang masih sangat besar," kata Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, Kamis.

"Salah satunya, kami akan terus membuka dan meningkatkan jumlah cabang hingga mencapai delapan cabang pada tahun 2022 ini, serta kami juga mengenalkan identitas baru untuk Caroline," kata dia.

Baca juga: Permintaan kendaraan baru naik 20 persen jelang Lebaran

Autopedia resmi mengganti logo Caroline dari berwarna biru menjadi warna merah yang lebih segar dengan mengedepankan semangat modern dan berani.

Logo baru Caroline terinspirasi dari ilustrasi dua orang (Caroline dan pelanggan) yang saling berjabat tangan membentuk ikon senyum berbentuk busur.

Penggunaan bentuk bulat, sebagai ikon juga terinspirasi dari simbol push button, menekankan bahwa bisnis ini berbasis teknologi.

Jany melanjutkan, dengan identitas baru dari Caroline diharapkan dapat memberikan look and feel serta user experience baru kepada konsumen.

Perseroan juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga bisa menjadi penyedia layanan jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia.

“Selain menggunakan logo baru, kami juga mengusung tagline baru untuk Caroline yaitu 'Jual Beli Mobil Bergaransi'," kata dia.

Ia menambahkan, pelanggan yang melakukan jual beli mobil melalui Caroline akan memperoleh keuntungan, mulai dari garansi mesin transmisi selama 1 tahun, garansi 5 hari uang kembali, kendaraan yang dijual lulus inspeksi 150 titik, serta kendaraan bebas terendam banjir dan bebas kecelakaan besar.

Di samping itu, melihat potensi pasar mobil bekas yang masih besar dan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional, ASLC optimis di tahun 2022 dapat mencatatkan kinerja yang lebih baik dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp500 miliar atau bertumbuh 182 persen YoY.

“Kami akan terus memperluas jaringan dan mengembangkan Caroline sebagai online- to-offline (O2O) used car dealer di Indonesia," kata dia.

"Pada tahun ini, kami menargetkan dapat menambah jumlah cabang untuk Caroline hingga 8 cabang di Indonesia, namun hingga Maret 2022 ini kami sudah berhasil membuka sebanyak 2 cabang baru dari target tersebut. Kami berharap hingga akhir tahun dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” tutup Jany.

Sebagai informasi, Autopedia (ASLC) telah menempati kantor baru di Kuningan City lantai UG 56.

Baca juga: Pemerintah Korea perintahkan Hyundai, Kia tunda bisnis mobil bekas

Baca juga: Pasar mobil bekas China kurang bergairah akibat dampak COVID-19

Baca juga: Kia uraikan rencana bisnis mobil bekas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel