Catat! 23 Gerbang Tol Rawan Kepadatan Kendaraan Selama Mudik Lebaran 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat ada beberapa titik atau Gerbang Tol (GT) yang dimungkinkan terjadi kepadatan kendaraan selama arus mudik lebaran 2022. Salah satunya yakni berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Lokasi GT Wilayah Polda Banten, GT Cikupa dan GT Merak. Wilayah Polda Metro Jaya, GT Halim dan GT Cikunir 2 dan 6. Wilayah Polda Jawa Timur, GT Kejapanan, GT Singosari, GT Pandaan, GT Gunung Sari, GT Sidoarjo 2, GT Porong Sidoarjo," kata Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Chrysnanda Dwilaksana dalam FGD Humas Polri secara online, Rabu (27/4).

Tak hanya itu, lokasi yang disebut rawan kepadatan juga berada di Wilayah Polda Jawa Barat yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Palimanan, GT Cileunyi, GT Padalarang, GT Pasteur serta GT Ciawi.a

"Di Wilayah Polda Jawa Tengah, GT Pejagan, GT Brebes, Exit Pemalang, GT Kalikangkung, GT Krapyak dan GT Banyumanik," ujarnya.

Lalu, untuk cara bertindak apabila terjadinya kepadatan kendaraan di lokasi tersebut. Pihaknya akan membuka gate satelit serta melakukan pengalihan arus.

"Cara bertindaknya membantu kelancaran keluar masuk gate tol, membuka gate satelit, menambah mobile raider, kanalisasi, pengalihan arus dan mengimbau masyarakat untuk mengisi card tol dengan nilai yang cukup," ucapnya.

Sedangkan, untuk lokasi kepadatan yang berada di jalur arteri, kawasan wisata dan tempat kumpul masyarakat yakni di perlintasan KA sebidang, pasar tumpah, perbaikan jalan, sumbangan dan pengemis, bencana alam, kendaraan parkir pada bahu jalan serta kegiatan masyarakat.

"Cara bertindaknya rekayasa lalu lintas (gage, buka tutup, alih arus, pengaturan parkir dan one way sepenggal), pengaturan, patroli, monitoring DR NTMC, RTMC, TMC melalui peta digital dan petugas lapangan, gatur pada lokasi rawan macet oleh tim urai serta tim kontijensi bila ada hal yang bersifat emergency," tutupnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel