Catat! 38 Daftar Bank Penyalur KPR Subsidi di Indonesia

·Bacaan 9 menit
Catat! 38 Daftar Bank Penyalur KPR Subsidi di Indonesia
Catat! 38 Daftar Bank Penyalur KPR Subsidi di Indonesia

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan penyaluran KPR subsidi berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2021 melalui bank penyalur KPR subsidi resmi. Penyaluran FLPP ditutup pada 31 Oktober 2021 dengan nilai Rp19,57 triliun untuk 178.728 unit atau sebesar 113,48 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 157.500 unit. Capaian ini tertinggi sepanjang sejarah penyaluran dana FLPP dari tahun 2010.

Mengutip laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tercatat total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2021 mencapai 943.583 unit senilai Rp75,176 triliun. Rinciannya adalah pada 2010 disalurkan sebanyak 7.958 unit, kemudian pada 2011 sebanyak 109.593 unit. Selanjutnya, pada 2012 disalurkan untuk 64.785 unit. Kemudian pada 2013 sebanyak 102.714 unit, serta pada 2014 sebanyak 76.058 unit. Disusul pada 2015 sebanyak 76.489 unit, tahun 2015 disalurkan 58.469 unit, tahun 2017 disalurkan sebanyak 23.763 unit rumah, tahun 2018 disalurkan untuk 57.939 unit, tahun 2019 disalurkan sebanyak 77.835 unit, dan pada tahun 2020 disalurkan untuk 109.253 unit.

Dengan realisasi tersebut, sebanyak 38 bank penyalur KPR Subsidi telah menyalurkan dana sebanyak 80 persen ke atas dari kuota yang diberikan. Selanjutnya, pada sisa waktu hingga Desember 2021, PPDPP memanfaatkan secara optimal untuk melakukan persiapan peralihan program FLPP tahun 2022 ke BP Tapera. Proses peralihan FLPP dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP TAPERA) membutuhkan persiapan administrasi yang harus segera diselesaikan di antaranya, penyelesaian audit dari BPKP, laporan penutup serta perjanjian tripartit antara PPDPP, Bank Pelaksana dan BP Tapera terkait FLPP.

Pemerintah pun menargetkan 2 bulan terakhir ini seluruhnya dapat berjalan dengan lancar, agar layanan yang dilakukan dapat terus berjalan di lembaga baru. Peralihan program FLPP dari PPDPP kepada BP Tapera ini juga mengacu pada amanat Peraturan Menteri Keuangan No. 111/2021 tentang Mekanisme Pengalihan Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dari PPDPP kepada BP Tapera dan Penarikan Kembali Dana FLPP oleh Pemerintah. Lalu siapa sajakah bank penyalur KPR subsidi pada tahun ini?

  1. Daftar 38 Bank Penyalur KPR Subsidi

  2. 10 Bank Penyalur KPR Subsidi Terbaik

    1. Bank BTN

    2. Bank BNI

    3. Bank Mandiri

    4. BPD BJB

    5. Bank BRI

    6. Bank Artha Graha

    7. Bank BTN Syariah

    8. Bank BNI Syariah

    9. Bank BRI Agro

    10. BPD Jatim

  3. Apa Itu KPR Subsidi?

  4. Syarat Mendapatkan KPR Subsidi

Mengenal Apartemen Loft, Plus Minus, dan Lokasinya Di Indonesia
Mengenal Apartemen Loft, Plus Minus, dan Lokasinya Di Indonesia

Tips Rumah Dan Apartemen

Mengenal Apartemen Loft, Plus Minus, dan Lokasinya Di Indonesia

1. Daftar 38 Bank Penyalur KPR Subsidi

Ada 38 bank penyalur KPR subsidi berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sumber: Unsplash - Amy Hirschi
Ada 38 bank penyalur KPR subsidi berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sumber: Unsplash - Amy Hirschi

Ada 38 bank penyalur KPR subsidi berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sumber: Unsplash - Amy Hirschi

Saat ini tercatat ada 38 bank penyalur KPR subsidi berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Jumlah itu karena ada tambahan sebanyak 8 bank pembangunan daerah (BPD) menandatangani kerja sama sebagai bank pelaksana penyalur dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP gelombang kedua 2021. Target penyaluran KPR subsidi pun sebesar 157.000 unit yang dibebankan kepada PPDPP pada 2021.

Sebelumnya, pada 18 Desember 2020 PPDPP telah melaksanakan PKS dengan 30 Bank Pelaksana sebagai mitra kerja penyalur FLPP 2021. Dengan bertambahnya BPD yang bergabung, kini 38 Bank Pelaksana tersebut terdiri dari 9 bank nasional dan 29 Bank Pembangunan Daerah, baik konvensional maupun syariah. Dalam penyaluran KPR subsidi ini tentunya bukan berarti yang dikejar hanya masalah kuantitas, tetapi pemerintah juga memperhatikan terhadap kualitas bangunan yang wajib dikawal oleh perbankan.

Kalau Anda sedang mempersiapkan diri untuk mencari rumah subsidi jangan lupa mendaftarkan diri lewat aplikasi SiKasep. Saat ini Anda bisa mengakses dan mengunduh terlebih dulu aplikasi ini melalui Playstore. Nah setelah Anda masuk ke dalamnya maka selamat berselancar dengan menikmati semua tahapan dan fitur yang ada di aplikasi ini. Melalui SiKasep maka Anda dapat menemukan rumah subsidi yang akan Anda pilih nantinya. Tentu saja baru dapat dilakukan setelah Anda dinyatakan lulus subsidi checking. Subsidi checking memastikan bahwa calon penerima subsidi belum pernah menerima subsidi terkait perumahan sebelumnya.

Nah dalam aplikasi ini, Anda juga bisa langsung memilih bank yang diinginkan untuk akad kredit nantinya. Mengutip dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, 38 bank penyalur KPR subsidi FLPP tersebut adalah:

  • Bank BTN

  • Bank BTN Syariah

  • Bank BNI

  • Bank BNI Syariah

  • Bank Mandiri

  • Bank BRI

  • Bank BRI Syariah

  • Bank BRI Agro

  • Bank Artha Graha

  • BPD BJB

  • BPD Sumsel Babel

  • BPD Sumsel Babel Syariah

  • BPD NTB Syariah

  • BPD Jatim

  • BPD Jatim Syariah

  • BPD Sumut

  • BPD Sumut Syariah

  • BPD NTT

  • BPD Kalbar

  • BPD Kalbar Syariah

  • BPD Nagari

  • BPD Nagari Syariah

  • BPD Aceh Syariah

  • BPD Riau Kepri

  • BPD Riau Kepri Syariah

  • Syariah BPD DIY

  • BPD Kalsel

  • BPD Kalsel Syariah

  • BPD Jambi

  • BPD Jambi Syariah

  • BPD Sulselbar

  • Sulselbar Syariah

  • BPD Papua

  • BPD Jateng

  • Bank Jateng Syariah

  • BPD Sulteng

  • BPD Kaltimtara

  • BPD Kalteng

Saat ini tercatat ada 38 bank penyalur KPR subsidi FLPP yang dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah dengan harga yang sangat terjangkau. Mau punya rumah dengan beragam pilihan pembiayaan? Cek pilihan rumahnya di Tangerang Selatan dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

2. 10 Bank Penyalur KPR Subsidi Terbaik

Terdapat sejumlah bank penyalur KPR subsidi dengan performa terbaik.Sumber: Pexels - Pavel Danilyuk
Terdapat sejumlah bank penyalur KPR subsidi dengan performa terbaik.Sumber: Pexels - Pavel Danilyuk

Terdapat sejumlah bank penyalur KPR subsidi dengan performa terbaik.Sumber: Pexels - Pavel Danilyuk

Pemerintah lewat Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan telah mengadakan evaluasi bank penyalur KPR subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2021. Dari evaluasi tersebut, terdapat sejumlah bank penyalur KPR subsidi dengan performa terbaik. Dari sisi realisasi tertinggi, 10 bank terbaik diraih oleh:

  • BTN sebanyak 65.771 unit

  • BTN Syariah sebanyak 14.052 unit

  • BNI sebanyak 12.832 unit

  • BRI sebanyak 7.212 unit

  • BJB sebanyak 4.153 unit

  • BSI sebanyak 3.607 unit

  • Mandiri sebanyak 1.549 unit

  • Kalbar sebanyak 1.131 unit

  • Sumsel Babel sebanyak 1.155 unit

  • Sulselbar sebanyak 1.007 unit

Sementara itu dari sisi keuangan, evaluasi yang dilakukan kepada bank pelaksana mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Menurut pemerintah, dari bank pelaksana yang ada, 94 persen bank pelaksana sudah aktif menyampaikan data debiturnya, penyampaian rekening koran tepat waktu sebanyak 84 persen, pelunasan dipercepat mencapai 100 persen, sedangkan rekonsiliasi dan jadwal angsuran mencapai 96 persen.

Evaluasi bank penyalur KPR meliputi 12 parameter, yaitu lama waktu tunggu user SiKasep, kepatuhan penyampaian berkas asli, sosialisasi dan edukasi, ketepatan sasaran penyaluran tindak lanjut surat peringatan.Kemudian penyiapan stiker/plat KPR sejahtera sesuai format, penyediaan seluruh data penyaluran dana FLPP, perubahan data debitur, penyampaian data debitur aktif, penyampaian rekening koran tepat waktu, rekonsiliasi dan jadwal angsuran serta pelunasan dipercepat.

Sedangkan dari sisi parameter layanan terdapat 10 bank terbaik meliputi sisi kecepatan dalam merespon daftar antrian SiKasep, Kepatuhan penyampaian berkas asli dan sosialisasi, yaitu Bank Sumut Syariah, Jambi Syariah, DKI, NTB Syariah, BNI, Riau Kepri Syariah, Riau Kepri, BRI Agroniaga, Sulselbar dan Nagari Syariah.

Pemerintah pun mengingatkan kepada bank pelaksana untuk mempercepat layanan antrian user SiKasep, karena dari evaluasi yang dilakukan, rata-rata bank penyalur KPR subsidi baru melayani 100 hari lamanya. Berikut ini daftar lengkap 10 bank penyalur KPR subsidi terbesar.

1. Bank BTN

Program untuk pemilikan rumah dari Kementerian PUPR yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan untuk pembelian rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun. Suku bunga 5,00% fixed sepanjang jangka waktu kredit, biaya provisi, 0.50%, biaya administrasi sebesar Rp250.000.

2. Bank BNI

KPR subsidi dari BNI ini menawarkan jangka waktu kredit maksimum 20 tahun dengan mengacu kepada syarat pembatasan umur calon debitur. Suku bunga 5 persen p.a.fixed selama jangka waktu kredit. Bebas biaya pajak beli rumah baru dan premi asuransi.

3. Bank Mandiri

KPR Sejahtera FLPP merupakan program pemilikan rumah dari Kementerian PUPR yang ditujukan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan tertentu dengan berbagai keringanan dan kemudahan. KPR ini menawarkan suku bunga 5% tetap sepanjang tenor, jangka waktu kredit panjang hingga 20 tahun, uang muka ringan mulai dari 1%, subsidi uang muka sebesar Rp4 juta dan Rp10 juta (khusus Provinsi Papua & Papua Barat), serta bebas biaya PPN dan premi asuransi.

4. BPD BJB

BPD BJB bekerjasama dengan Kementerian PUPR untuk mewujudkan rumah idaman dengan suku bunga rendah sepanjang tenor, cicilan ringan, dan jangka waktu panjang untuk rumah tapak atau rumah susun. Berikut fitur menarik dari BJB KPR Sejahtera FLPP:

  • Bunga fix 5% sepanjang tenor

  • Minimal uang muka 5%

  • Jangka waktu panjang hingga 20 tahun

  • Bebas pajak PPN

  • Bebas biaya asuransi

  • Harga hunian sangat terjangkau

5. Bank BRI

KPR Sejahtera FLPP BRI ini menawarkan jangka waktu kredit maksimum 20 tahun dengan mengacu kepada syarat pembatasan umur calon debitur. Suku bunga 5 persen p.a.fixed selama jangka waktu kredit. Bebas biaya PPN dan premi asuransi.

Tip Rumah

Pada 18 Desember 2020 PPDPP telah melaksanakan PKS dengan 30 Bank Pelaksana sebagai mitra kerja penyalur FLPP 2021. Dengan bertambahnya BPD yang bergabung, kini 38 Bank Pelaksana tersebut terdiri dari 9 bank nasional dan 29 Bank Pembangunan Daerah, baik konvensional maupun syariah.

6. Bank Artha Graha

KPR Sejahtera FLPP Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank Artha Graha Internasional berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan kepada MBR yang bekerjasama dengan Kementerian PUPR dalam rangka pemenuhan Program Satu Juta Rumah. Proses cepat dan mudah, baya proses ringan, jangka waktu fleksibel, memiliki jaringan kerjasama yang luas dengan developer di beberapa wilayah Indonesia.

7. Bank BTN Syariah

Melalui program pemerintah yaitu uang muka dan angsuran ringan dengan jangka waktu pembiayaan sampai dengan 20 tahun. Pembiayaan yang ditujukan untuk program kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah yang bekerjasama dengan Kementerian PUPR dalam rangka kemudahan kepemilikan rumah, dengan akad murabahah (jual beli) yang memberikan berbagai macam manfaat.

8. Bank BNI Syariah

BNI Syariah memprioritaskan segmen nasabah fix income berpenghasilan kurang dari Rp 8 juta, pemasaran untuk daerah yang potensial dalam penyaluran FLPP, serta melakukan kerjasama khusus dengan developer yang telah bergabung dalam asosiasi yang telah berpengalaman dengan track record baik. Penyaluran KPR FLPP BNI Syariah diutamakan untuk nasabah yang belum pernah memiliki rumah.

9. Bank BRI Agro

Bank BRI Agro merupakan salah satu bank penyalur KPR subsidi yang menawarkan kemudahan bagi MBR untuk punya rumah. Uang muka yang dikenakan untuk membeli rumah subsidi melalui Bank BRI Agro adalah 1 persen dari harga jual, dengan suku bunga 5% pa efektif rate bersifat tetap selama jangka waktu kredit (fixed rate) dengan perhitungan bunga tahunan (annuity).

10. BPD Jatim

Kredit dengan dukungan FLPP yang diterbitkan oleh BPD Jatim kepada MBR dalam rangka pemilikan rumah sejahtera yang dibeli dari badan hukum atau orang perseorangan yang bekerjasama dengan badan hukum. Sasaran kreditnya adalah MBR dengan penghasilan paling banyak Rp8.000.000 per bulan

3. Apa Itu KPR Subsidi?

KPR Subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah. Sumber: Rumah Subsidi Mahkota, Jember
KPR Subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah. Sumber: Rumah Subsidi Mahkota, Jember

KPR Subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah. Sumber: Rumah Subsidi Mahkota, Jember

Apa itu KPR subsidi? KPR subsidi adalah kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Mengutip dari Sikapi Uangmu OJK, bentuk subsidi yang diberikan berupa subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah.

Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.

4. Syarat Mendapatkan KPR Subsidi

Syarat  mengajukan KPR bersubsidi telah ditetapkan oleh pemerintah. Sumber: Pexels - Sora Shimazaki
Syarat mengajukan KPR bersubsidi telah ditetapkan oleh pemerintah. Sumber: Pexels - Sora Shimazaki

Syarat mengajukan KPR bersubsidi telah ditetapkan oleh pemerintah. Sumber: Pexels - Sora Shimazaki

Adapun berikut syarat mengajukan KPR subsidi seperti dikutip dari laman Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, diantaranya:

  • Penerima adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia

  • Penerima telah berusia 21 tahun atau telah menikah

  • Penerima maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah

  • Penghasilan maksimum 8 juta untuk rumah tapak dan susun

  • Memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Jika Anda belum akrab dengan investasi tanah, simak syarat tanah yang layak dijadikan investasi berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel