Catat, Fitur Keselamatan Bukan untuk Mencegah Kecelakaan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tingkat keselamatan yang kini disematkan pada dunia otomotif terus mengalami evolusi. Saat ini, fitur keselamatan yang disematkan tidak hanya untuk memberikan keamanan saat berkendara, namun juga sebagai reminder kepada pengemudi bahwa dalam kondisi tertentu mobil sudah bisa mengidentifikasi adanya bahaya yang akan dihadapi.

Seperti halnya pabrikan mobil Honda yang saat ini sudah melengkapi beberapa produknya dengan teknologi keselamatan terkini. Mereka menyebutnya Honda Sensing.

Teknologi ini memiliki beberapa keunggulan, mulai dari Collision Mitigation Brake System (CMBS), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation (RDM), Adaptive Cruise Control (ACC), dan Auto-High Beam.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor, dalam peluncuran tiga mobil Honda terbaru, menjelaskan bahwa dengan adanya Honda Sensing bukan berarti pengemudi abai dengan keselamatan sendiri.

Menurutnya, meski mobil sudah dibekali dengan rangkaian fitur keselamatan jangan sampai pengemudi terlena dan menyerahkan semua keselamatan berkendara pada fitur yang sudah dibenamkan.

"Honda Sensing itu bukan kita mencegah adanya kecelakaan, tapi bisa mengurangi risiko terjadi kecelakaan. Dan fitur ini juga tergantung pada pengemudinya," jelas Yusak Billy.

Butuh Perawatan di Bengkel Resmi

Ilustrasi mekanik mobil Honda tengah melakukan servis. (ist)
Ilustrasi mekanik mobil Honda tengah melakukan servis. (ist)

Di samping itu, untuk memberikan kenikmatan berkendara yang lebih maksimal, Yusak Billy, juga menambahkan untuk tetap melakukan perawatan di bengkel resmi.

"Dan itu (fitur keselamatan) semua harus sesuai dengan buku pedoman dan bagaimana merawatnya agar hal itu bisa berfungsi dengan baik," tandasnya.

Infografis Tolak Vaksinasi Covid-19 Terancam Denda hingga Sanksi Pidana

Infografis Tolak Vaksinasi Covid-19 Terancam Denda hingga Sanksi Pidana. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Tolak Vaksinasi Covid-19 Terancam Denda hingga Sanksi Pidana. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Pilihan Berikut Ini