Catat, Ini Berkas Wajib Dibawa Pendaftar Mudik Gratis saat Verifikasi Data

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemprov DKI menggelar mudik gratis lebaran 2022. Calon pemudik yang telah mendaftar secara online, selanjutnya diwajibkan melakukan verifikasi data dengan melengkapi beberapa dokumen persyaratan di posko kantor Dishub setempat.

Berikut persyaratan wajib dibawa saat verifikasi data:
-Kartu Tanda Penduduk (KTP)
-Kartu Keluarga (KK)
-Sertifikat Vaksinasi baik dosis pertama, kedua, maupun ketiga (booster)

Posko itu dibuka untuk mendekatkan pelayanan kepada warga Jakarta Utara yang telah melakukan pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta 2022 secara daring lewat situs https://mudikgratisdkijakarta.id/ dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan pada situs tersebut.

Setelah proses pendaftaran secara daring, pendaftar program Mudik Gratis DKI Jakarta 2022 tetap diminta melakukan verifikasi secara luring untuk menunjukkan bukti dokumen (persyaratan) saat registrasi daring, asli dan fotokopi, berupa KTP, KK, serta sertifikat vaksinasi dosis satu hingga ketiga kepada petugas Sudinhub Kota Jakarta Utara.

Calon Pemudik Gratis di Rawa Badak

Sementara itu, sejumlah pendaftar program mudik gratis DKI Jakarta mulai mendatangi posko verifikasi luring yang dibuka di Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Selasa.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara Harlem Simanjuntak mengatakan Posko Verifikasi Mudik Gratis DKI Jakarta 2022 di Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara dibuka sejak Selasa (19/4) hingga Senin (25/4).

Program mudik gratis kembali diadakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah sebelumnya dua tahun vakum karena tingginya kasus Covid-19.

Berangkat Mudik

Keberangkatan (arus mudik) bagi orang dengan moda transportasi bus dipusatkan di Terminal Terpadu Pulo Gebang pada Rabu (27/4), sedangkan arus mudik untuk sepeda motor dengan moda transportasi truk dipusatkan di Terminal Pulo Gadung yang didahulukan sehari sebelum keberangkatan orang yakni pada Selasa (26/4).

Arus Balik

Sedangkan kepulangan (arus balik) orang dijadwalkan pada Minggu (8/5), sedangkan arus mudik unit sepeda motor dijadwalkan pada Sabtu (7/5) yang dipusatkan pada masing-masing kota daerah dengan tujuan sama seperti titik keberangkatan sebelumnya.

"Kali ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi 19.680 peserta dengan pendaftaran maksimal empat orang per KK. Hingga saat ini sudah empat ribu KK yang mendaftar dari semua wilayah di DKI Jakarta," kata Harlem.

Calon pemudik yang berdomisili di Rukun Warga (RW) 02 Kelurahan Warakas, Agus Sriyono (35), mengaku terbantu adanya program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta dan posko verifikasi luring yang tersedia dekat dari tempat tinggalnya.

Menurut Agus, pelayanan mudik gratis ini meniadakan budget pengeluaran akomodasi pulang ke kampung halamannya di Semarang, Jawa Tengah yang mana harga tiket meningkat drastis saat momentum Lebaran Idul Fitri.

Proses pendaftaran pun sangat mudah dan hanya dengan jangka waktu singkat dirinya sudah mendapatkan konfirmasi email dan SMS untuk memverifikasi diri secara luring.

"Kami berangkat mudik sekeluarga ada empat orang (suami, istri, dan dua anak) dan satu unit sepeda motor. Bayangkan saja sekali berangkat naik bus kalau bayar sendiri satu orangnya harus bayar Rp250.000, total jadi satu juta rupiah. Dihitung bolak balik jadi dua juta rupiah. Program mudik gratis ini sangat membantu kami, apalagi kami sudah tidak pulang kampung selama dua tahun," kata Agus. Seperti dikutip Antara. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel