Catat, Ini Layanan Gojek yang Tarifnya Naik

Merdeka.com - Merdeka.com - Platform transportasi daring Gojek secara resmi memberlakukan perubahan tarif mulai hari ini, untuk mendukung kesejahteraan dan biaya operasional mitra kerja bagi pengemudi atau driver ojek online.

Senior Vice President (SVP) Corporate Affairs Gojek, Rubi W Purnomo mengatakan, perubahan tarif tersebut merupakan tanggung jawab Gojek untuk mendukung kesejahteraan pengemudi ojek online setelah penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah beberapa waktu lalu.

"Penyesuaian tarif ini diharapkan dapat mendukung mitra driver memenuhi biaya operasional sehari-hari, sekaligus memastikan Gojek dan para mitra driver dapat selalu memberikan layanan terbaik bagi pelanggan," kata dia di Denpasar, Bali, dikutip Antara, Minggu (11/9).

Selain menaikkan tarif Gojek, Rubi Purnomo menyatakan pihaknya secara proaktif melakukan penyesuaian tarif bagi layanan GoCar, GoFood, GoSend, dan GoMart untuk mendorong potensi pendapatan maksimal bagi para mitra driver.

"Kenaikan tarif tidak hanya berlaku untuk layanan Goride, tapi juga layanan lainnya, Teman-teman di GoFood, GoMart, dan GoSend juga sudah dapet infonya," ujar Adi Martodok, salah satu driver GojekGoRide di Jakarta Selatan.

Dia sangat mengapresiasi aplikator yang bergerak cepat menaikkan tarif baru untuk layanan lainnya. Sehingga dia dan rekan-rekan lainnya di luar ojol ikut mendapatkan penyesuaian. Harapannya, penyesuaian tersebut dapat mengkompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok lainnya.

Adi melihat kenaikan tarif baru yang tidak terlalu tinggi ini seharusnya masih bisa diterima oleh pelanggan. Dengan demikian tidak terjadi penurunan pendapatan akibat kenaikan tarif.

"Harapannya pendapatan bertambah dari kenaikan tarif, tapi juga tidak membebankan pelanggan sehingga tingkat order tetap terjaga," katanya.

Berdasarkan pengumuman Gojek yang beredar di kalangan driver, tarif baru untuk GoFood adalah Rp8.800 - Rp10.400 untuk rentang pendapatan minimum, dan Rp2.380 - Rp2.690 rentang pendapatan per kilometer (km).

Lalu untuk GoSend Rp10.000 - Rp12.000 rentang pendapatan minimum, dan Rp1.900 - 2.800 rentang pendapatan per km. Kemudian GoMart Rp10.400 untuk rentang pendapatan minimum dan Rp2.500 - Rp2.700 rentang pendapatan per km. Tarif di atas berlaku untuk Zona II, yaitu Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

Roy, salah satu driver ojol Gojek di Jakarta Pusat mengatakan, akunnya juga sudah mendapatkan notifikasi mengenai kenaikan tarif ojol tersebut. Dia mengaku senang dan bersyukur dengan adanya kenaikan tarif ini. Menurutnya, kenaikan tarif ini sebelumnya sangat mereka harapkan mengingat harga bahan bakar minyak juga lebih dulu naik.

"Kami para driver mengapresiasi keputusan Kemenhub yang akhirnya menaikkan tarif. Yang perlu kita sadari bersama, Kemenhub ini harus berdiri di tengah-tengah, karena selain mitra driver masih ada aplikator dan konsumen. Prinsipnya, saya senang dan bersyukur dengan adanya kenaikan tarif ini," ujar Roy. [azz]