Catat, Ini Lokasi Titik Rawan Kecelakaan di Bekasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Bekasi dalam telah merekam dua kecelakaan lalu lintas maut akibat kendaraan besar pada tahun ini. Pertama, disebabkan oleh truk BBM Pertamina di Jalan Transyogi Cibubur pada Juli 2022. Kemudian kecelakaan melibatkan truk kontainer di wilayah Bekasi Barat pada akhir Agustus lalu.

Menurut catatan Astra Honda Motor, Selasa (13/9), Bekasi setidaknya menyimpan dua titik blackspot penampang melintang jalan. Antara lain, di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, serta di Jalan Raya Gatot Subroto, Cikarang Utara.

Astra Honda Motor juga mencatat adanya dua titik blackspot di Sumedang, khususnya pada alinyemen horizontal di Cadas Pangeran dan Cikuda, Jatinangor. Sementara untuk alinyemen vertikal yang jadi titik rawan kecelakaan yakni di Turunan Cangar-Pacet, Mojokerto dan Turunan Cikidang, Sukabumi.

Dari seluruh blackspot tersebut, Astra Honda Motor mengindikasikan pola perilaku pengendara sebagai penyebab utama kecelakaan lalu lintas di ketiga spot tersebut.

Temuan KNKT

Senada, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencermati, penyebab kecelakaan lalu lintas memang kerap terjadi akibat adanya kesalahan berbasis keterampilan (skill based error) dari pihak pengemudi

Plt Sub Komite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT Ahmad Wildan mengatakan, skill based error ini kerap diperlihatkan pengguna motor jalan tak biasa (substandar), utamanya di penampang melintang jalan.

"Contoh, jalan-jalan penampang melintang jalan banyak kita ditemui. Jalan yang didesain dengan batas maksimal kecepatan 40 km per jam, yang lewat di sana ada truk, bus, sementara di sana juga ada sepeda motor dan sepeda," terangnya.

Jalan substandar berikutnya yang rawan kecelakaan lalu lintas yakni jalan dengan alinyemen vertikal, atau menurun. Menurut Wildan, semakin tinggi kemiringan jalan, maka semakin besar energi potensial atau daya dorongnya.

Tak kalah rawan, jalan dengan alinyemen horizontal juga punya potensi terhadap kecelakaan lalu lintas, termasuk di jalanan dengan tikungan patah maupun ganda.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana/Liputan6.com [gil]