Catat! Ini Peraturan Peti Kargo Balapan WSBK dan MotoGP: Jangan Sampai Kejadian di Sirkuit Mandalika Terulang Lagi

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Ramai dalam pemberitaan media internasional soal Sirkuit Mandalika, Lombok yang sedang bersiap menjadi tuan rumah World Superbike, pekan depan.

Dalam sebuah video yang akhirnya viral, tampak beberapa peti logistik atau kargo tim balap Wolrd Superbike milik Ducati dan Kawasaki dalam kondisi terbuka.

Fatalnya, kejadian ini direkam dan memantik kemarahan Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti. Bahkan Direktur eksekutif SBK, Gregorio Lavilla sampai mengeluarkan komentar.

"Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami. Karyawan itu sudah dipecat," ujar Lavilla.

Akibat kejadian ini, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor lokal menjadi sasaran kritik.

Lantas bagaimana sih peraturan yang mengikat soal kargo tim balap World Superbike maupun MotoGP yang juga akan mentas di Sirkuit Mandalika pada bulan Maret 2022? Yuk scroll ke bawah untuk mengetahui jawabannya.

Tidak Boleh Sembarangan Buka, Foto, Apalagi Video

Sirkuit Mandalika. (Istimewa)
Sirkuit Mandalika. (Istimewa)
BTS XL Axiata di Sirkuit Mandalika, NTB. (Foto: Corpcomm XL Axiata).
BTS XL Axiata di Sirkuit Mandalika, NTB. (Foto: Corpcomm XL Axiata).

Pertama yang paling harus dicatat adalah kargo tim-tim balap World Superbike dan MotoGP nantinya hanya boleh dibuka oleh pihak bea cukai sebelum akhirnya dibongkar oleh tim.

Nah dalam video yang viral, kondisi motor Ducati dan Kawasaki memang sedang terbuka lantaran baru saja menjalani proses pemeriksaan bea cukai.

Kedua, dalam situasi motor terbuka dari peti barang, siapapun tidak boleh melakukan dokumentasi baik itu foto maupun video tanpa persetujuan dari tim bersangkutan.

Dari aspek kedua inilah, oknum yang membuat video dan akhirnya viral melakukan kesalahan besar.

Logistik Tim Tiba Selasa

Bikin heboh, panitia lokal bikin konten buka boks kargo Ducati. (sumber: otosia)
Bikin heboh, panitia lokal bikin konten buka boks kargo Ducati. (sumber: otosia)

Seperti dikutip Antara, keperluan logistik WorldSBK, WorldSSP, dan IATC diboyong oleh pesawat kargo Boeing 777 Freighter Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR8872 dan didaratkan di Bandara Internasional Lombok, Praya.

"Logistik itu dibawa secara bergelombang, baik melalui jalur transportasi udara maupun jalur transportasi air. Jenis motor yang datang itu mulai dari 500cc sampai 1000cc," tutur Direktur Strategis dan Komunikasi Happy K Harianto, yang juga menyebut logistik ini diangkut dengan truk-truk kontainer menuju sirkuit.

Menurut Happy K Harinto, truk-truk tersebut berisi motor pembalap beserta suku cadangnya, alat komunikasi tim, peralatan TV dan video, serta logistik dari Dorna Sports selaku promotor induk WorldSBK.

Sementara itu, logistik yang dibawa lewat jalur transportasi air di antaranya adalah ban Pirelli, oli, dan bahan bakar motor. "Jumlah motor pembalap yang telah tiba itu ada 70 unit, dan 26 untuk IATC," tutur Happy K Harianto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel