Catat, Ini Risiko Berkendara Sepeda Motor Sembari Dengar Musik

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketika mengemudi mobil, seseorang bisa menikmati lantunan lagu ataupun musik lewat sistem audio yang tersedia. Sayangnya, kondisi ini tidak bisa dirasakan oleh pengendara sepeda motor standar.

Untuk bisa berkendara sepeda motor sembari menikmati musik, lagu, ataupun siaran radio, pengendara hanya bisa memanfaatkan aplikasi yang tersedia di gawainya. Suara bisa didengar melalui perangkat headset yang dikoneksikan ke smartphone.

Meski demikian, cara ini ternyata berisiko untuk terjadinya kecelakaan. Sebab, pengendara akan kehilangan fokus, dan tidak peka dengan kondisi yang ada di sekitarnya saat berkendara.

Melansir dari 100KPJ, Jumat 30 Oktober 2020, ada beberapa hal yang membuat risiko kecelakaan ketika pengendara motor memaksakan diri berkendara sembari mendengarkan musik.

Paling pertama adalah berkurangnya konsentrasi, karena tubuh akan terasa lebih rileks dan fokus terhadap jalan berkurang. Kondisi ini, bukan mustahil menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merugikan pengendara sendiri, maupun pengguna jalan lain.

Lalu, mendengarkan suara atau musik saat berkendara motor berpotensi tak bisa mendengarkan klakson yang dibunyikan oleh kendaraan lain. Sebagaimana diketahui, klakson merupakan tanda komunikasi ketika berada di jalanan.

Selain itu, memakai headset yang kabelnya panjang bisa mengganggu ketika berkendara. Sebab, bisa saja kabel tersebut menyangkut lengan atau tangan hingga menyebabkan pengendara hilang kendali dan keseimbangan.

Baca juga: Mobil Dibawa Masuk ke Dalam Pusat Perbelanjaan Bikin Warganet Sewot.