Catat, Ini Syarat dan Cara Pendaftaran Merek untuk Dapatkan HAKI

Merdeka.com - Merdeka.com - Artis Muhammad Ibrahim atau Baim Wong diketahui mendaftarkan merek Citayam Fashion Week ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Merek itu didaftarkan memakai PT Tiger Wong Entertainment perusahaan bisnis milik Baim Wong.

Permohonan tersebut sebagaimana tertuang dalam laman website PDKI Kemenkumham yang diajukan 20 Juli 2022, melalui nomor JID2022052181. Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM ada sejumlah tata cara pendaftaran merek untuk mendapatkan HAKI. Ketentuan tersebut telah tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri No 67 Tahun 2016 Tentang Pendaftaran Merek.

Berikut ini syarat dan tata cara mendaftarkan merek yang mengutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM

Syarat

1. Etiket/Label Merek

2. Tanda Tangan Pemohon

3. Surat Rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas (Asli) - Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil

4. Surat Pernyataan UMK Bermaterai - Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Unduh Contoh Surat Pernyataan UMK)

Prosedur

Untuk melakukan pendaftaran HAKI, terlebih dulu harus memiliki kode billig dengan mendaftar di http://simpaki.dgip.go.id/ , kemudian ikut cara berikut ini:

1. Pilih 'Merek dan Indikasi Geografis' pada jenis pelayanan

2. Pilih 'Permohonan Pendaftaran Merek yang Diajukan Oleh:'

3. Pilih 'Usaha Mikro dan Usaha Kecil' atau 'Umum'

4. Pilih 'Secara Elektronik (Online)'

5. Masukkan Data Pemohon dan Data Permohonan (nama, alamat lengkap, email dan nomor ponsel, dll)

6. Lakukan pembayaran PNBP melalui ATM/internet banking/m-banking

Cara Buat Akun

Setelah melakukan pembayaran, langkah berikutnya yakni membuat akun. Lakukan Log in pada akun merek https://merek.dgip.go.id/ , kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

Pilih 'Permohonan Online'

Langkah 1 : Pilih tipe permohonan, masukkan Kode billing yang telah dibayarkan

Langkah 2 : masukkan Data Pemohon

Langkah 3 : diisi jika permohonan dengan kuasa (konsultan ki)

Langkah 4 : diisi jika memiliki hak prioritas

Langkah 5 : masukkan Data Merek

Langkah 6 : masukkan Data Kelas dengan klik ‘Tambah’,

Langkah 7 : klik 'Tambah' untuk mengunggah lampiran dokumen persyaratan

Langkah 8 : Preview (pastikan seluruh data anda sudah benar)

Langkah 9 : Cetak Draft Tanda Terima

Klik ‘Selesai’

Biaya Permohonan Pendaftaran Merek

Adapun biaya yang ditarif berbeda berdasarkan kategorinya. Untuk kategori umum sebesar Rp 1,8 juta/ kelas dan kategori UMK sebesar Rp.500 ribu/kelas.

Alur Proses Pendaftaran Merek

Setelah permohonan pengajuan merek dilakukan, akan ada pemeriksaan formalitas selama kurang lebih 15 hari. Jika semua berkas lengkap akan masuk ke tahap pengumuman selama 2 bulan. Jika persyaratan tidak lengkap, sebaiknya segera dilengkapi. Sebab jika tidak, permohonan yang telah diajukan bisa ditarik kembali dan otomatis gagal dalam pengajuan pendaftaran merek.

Setelah melewati tahap pengumuman selama 2 bulan, jika tidak ada pihak yang keberatan, permohonan yang diajukan masuk ke tahap pemeriksaan substantif. Pada tahapan ini prosesnya dilakukan selama 150 hari. Pengecekan ini butuh waktu cukup lama agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Jika selama pemeriksaan substantif disetujui, merek yang didaftarkan dan secara otomatis mendapatkan sertifikat. Namun jika tidak disetujui dan ditolak, selama 30 hari bisa mengajukan tanggapan.

Jika masih ditolak juga, dalam waktu 90 hari bisa mengajukan banding untuk selanjutnya didaftarkan dan mendapat sertifikat. Dalam kasus lain setelah mengajukan banding terkadang masih ada penolakan. Meski begitu masih ada jalan lain, dalam waktu 90 hari bisa mengurusnya ke pengadilan. Pada tahap ini ada 2 keputusan, dikabulkan atau ditolak.

Kalau di tahap ini permohonan di pengadilan dikabulkan, merek yang didaftarkan bisa mendapatkan sertifikat. Sebaliknya, jika permohonan kembali ditolak, akan ada keputusan penolakan tetap. Sehingga merek yang sama tidak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Penyebab Pengajuan Merek Ditolak

Dalam ketentuan Permen Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pendaftaran Merek juga mengatur sejumlah ketentuan yang membuat permohonan pengajuan merek ditolak. Berdasarkan Pasal 16, permohonan pendaftaran merek tidak dapat didaftar jika:

1. Merek yang didaftarkan bertentangan dengan ideologi negara, peraturan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, atau ketertiban umum.

2. Merek sama dengan, berkaitan dengan, atau hanya menyebut barang dan/atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya.

3. Merek memuat unsur yang dapat menyesatkan masyarakat tentang asal, kualitas, jenis, ukuran, macam, tujuan penggunaan barang dan/atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya atau merupakan nama varietas tanaman yang dilindungi untuk barang dan/atau jasa yang sejenis.

4. Merek memuat keterangan yang tidak sesuai dengan kualitas, manfaat, atau khasiat dari barang dan/atau jasa yang diproduksi.

5. Merek yang didaftarkan tidak memiliki daya pembeda.

6. Merek merupakan nama umum dan/atau lambang milik umum; dan/atau

7. Merek mengandung bentuk yang bersifat fungsional.

Selain itu, permohonan bisa ditolak oleh menteri dalam hal merek yang dimohonkan mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan:

1. Merek terdaftar milik pihak lain atau dimohonkan lebih dahulu oleh pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis;

2. Merek terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis;

3. Merek terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa tidak sejenis yang memenuhi persyaratan tertentu,

4. Indikasi geografis terdaftar.

Permohonan pendaftaran merek juga jika:

1. Merek merupakan atau menyerupai nama atau singkatan nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak

2. Merek merupakan tiruan atau menyerupai nam atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem suatu negara, atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

3. Merek merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga Pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

Terpenting, permohonan pengajuan merek ditolak menteri jika permohonan tersebut diajukan oleh Pemohon yang beritikad tidak baik. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel