Catat, Penumpang Bus di Terminal Purbaya Madiun Kini Wajib Sudah Vaksin

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Madiun - Penumpang bus jarak jauh di Terminal Purbaya Kota Madiun kini diwajibkan sudah menjalani vaksinasi, minimal dosis pertama.

"Kartu vaksin akan menjadi salah satu syarat bagi calon penumpang bus yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh. Hal itu sesuai arahan dari pemerintah pusat," katanya Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Purbaya Kota Madiun Suyatno, Selasa (31/8/2021), dikutip dari Antara.

Selain kartu vaksin, calon penumpang bus juga harus menyertakan syarat surat keterangan hasil negatif tes usap PCR dengan pengambilan sampel maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan atau tes cepat antigen maksimal 1×24 jam.

Ia mengatakan, sejauh ini pengecekan surat kelengkapan calon penumpang di Terminal Purbaya Madiun masih dilakukan secara manual. Namun, kemungkinan nanti akan dilakukan secara digital melalui aplikasi PeduliLindungi.

"Ada wacana nanti pakai aplikasi PeduliLindungi. Ini masih menunggu petunjuk dari Ditjen Perhubungan Darat," kata dia.

Ia menambahkan, untuk mencegah penyebaran COVID-19, setiap penumpang bus wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Masker Rangkap

Terkait masker, penumpang bus wajib mengenakan masker rangkap dua atau dobel dengan benar. Yakni, menutupi hidung dan mulut dengan baik.

Sementara, terkait kapasitas penumpang yang ada dalam bus, Suyatno mengatakan kapasitas juga mengalami pembatasan. Adapun, kapasitas bus dibatasi maksimal 70 persen dari tempat duduk yang tersedia.

Pihaknya menegaskan bahwa Terminal Purbaya Madiun mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 melalui moda transportasi bus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel