Catatan Akademisi Unsulbar, Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Mengikis Ketimpangan

Merdeka.com - Merdeka.com - Kebijakan pembangunan infrastruktur yang terus digenjot Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai menciptakan keadilan sosial bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang selama ini hidup dan tinggal di pelosok pedesaan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Burhanuddin mengartikan, keadilan sosial sebagai dampak positif dari pembangunan infrastruktur tersebut yakni dapat mengikis ketimpangan antara pusat perkotaan dengan daerah-daerah terpencil di Tanah Air.

"Kalau dari sisi keadilan kalau pemerataan pembangunan membangun infrastruktur itu, iya adil dari sisi itu," kata Burhanuddin di Majene, Sulawesi Barat, Kamis (28/4).

Menurutnya, Jokowi tidak hanya merealisasikan beragam program pembangunan infrastruktur semata, namun juga telah berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan yang sangat fundamental dalam kehidupan masyarakat.

Burhanuddin menyebut, program pembangunan yang telah direalisasikan Jokowi dampak positifnya tidak hanya dapat dirasakan untuk hari ini akan tetapi justru bisa dimanfaatkan keberadaannya dalam jangka waktu yang lama.

"Kalau segi pembangunan, dia (Jokowi) adil. Karena dia sudah memeratakan konsep-konsep pembangunan sampai ke pelosok Tanah Air," imbuh Burhanuddin.

Sebelumnya, Jokowi mengungkap telah berhasil dalam kurun waktu tujuh tahun kepemimpinannya membangun 1.900 kilometer jalan tol. Hal itu disampaikan Jokowi usai penandatanganan perjanjian oleh Indonesia Investment Authority (INA) 2022 di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (14/4).

Mulanya Jokowi membeberkan selama 40 tahun lebih, Indonesia telah membangun 780 kilometer jalan tol. Lalu pada 2014, dia menugaskan agar jalan tol segera tersambung. Mulai dari Trans-Jawa, Trans Sumatera dan Kalimantan, Sulawesi.

Dia menjelaskan infrastruktur penting untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Meningkatkan daya saing, sehingga produk-produk tanah air bisa berkompetisi dengan negara lain.

"Sudah sering saya sampaikan, betapa pentingnya yang namanya infrastruktur. Daya saing kita, produk-produk yang diproduksi di negara kita akan sulit berkompetisi dengan negara lain, apabila infrastruktur tidak baik," pungkasnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel