Catatan Miris Iringi Langkah Gregoria Tempur di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

VIVA – Jadwal tempur skuad bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 sudah diumumkan. Sektor ganda putri jadi satu-satunya wakil Merah Putih bertanding di laga pembuka.

Pertandingan bulutangkis Indonesia akan dimulai pada 24 Juli hingga 2 Agustus 2021 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang.

Tujuh wakil Indonesia akan tampil di lima nomor, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Mengutip situs resmi Olimpiade Tokyo, Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi pasangan yang tampil di laga pembuka fase grup.

Greysia/Apriyani akan menghadapi wakil Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean pada 24 Juli 2021. Selanjutnya, masih di hari yang sama, Jonatan Christie dari sektor tunggal putra bermain.

Jonatan Christie menghadapi wakil dari International Olympic Committee (IOC) Aram Mahmoud. Sementara, rekannya Anthony Sinisuka Ginting baru akan tampil pada 25 Juli.

Di sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjalani laga pada 24 Juli.

Marcus/Kevin akan melawan Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan versus Jason Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).

Adapun ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menghadapi Simon Leung/Gronya Somverville (Australia), pada 24 Juli.

Di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung akan menjalani dua pertandingan melawan Thet Htar Thuzar (Myanmar) dan Lianne Tan (Belgia) pada 25 dan 28 Juli.

Berbicara Gregoria, ada catatan miris mengiringinya menuju Olimpiade Tokyo. Hal itu terjadi di awal 2021.

VIVA Bulutangkis mencatat, Gregoria tampil di Thailand Open I (12-17 Januari). Ia langsung terjungkal di babak 32 besar, kala itu Gregoria dihabisi wakil Korea Selatan, Sung Jihyun lewat rubbergame.

Kemudian, Gregoria terjungkal di Thailand Open II (19-24 Januari). Kali ini ia hancur di babak 16 besar.

Pada babak 32 besar, Gregoria mengalahkan wakil tuan rumah, Sirada Roongpiboonsopit. Ia menang dua game langsung.

Babak 16 besar, petaka bagi Gregoria. Ia dihajar ratu bulutangkis Taiwan, Tai Tzu Ying dua game langsung.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel