Catatan Pemain Nomor 9 dan 10 Timnas Indonesia U-20 di Dua Edisi Terakhir Piala Asia U-20: Tidak Terlalu Spesial

Bola.com, Jakarta - Nomor punggung 9 dan 10 merupakan nomor punggung yang cukup sakral di dunia sepak bola. Nomor punggung 9 biasanya dipakai oleh striker andalan di setiap tim.

Banyak striker legendaris dunia yang identik dengan nomor punggung 9. Sebut saja Ronaldo, Alan Shearer, Karim Benzema, Luis Suarez, Robert Lewandowski, dan banyak lagi pemain lain.

Sementara itu nomor 10 biasa dipakai oleh playmaker atau winger, yang menjadi bintang utama di setiap tim. Nomor ini pun kerap dipakai pemain legendaris dunia.

Terkini kita tentu mengenal sosok seperti Lionel Messi, Luka Modric, dan banyak lagi pemain yang lain.

 

Hokky Caraka dan Ronaldo Kwateh

<p>Pemain Timnas Indonesia U-20, Hokky Caraka, saat melawan Vietnam U-20 pada laga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-20, Hokky Caraka, saat melawan Vietnam U-20 pada laga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Timnas Indonesia U-20 pun seperti itu saat mentas di kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Mereka mempercayakan nomor punggung 9 untuk penyerang tengah utama, Hokky Caraka.

Sementara nomor 10 dipakai oleh Ronaldo Kwateh yang belakangan banyak beroperasi di sisi sayap.

Jika tetap fit dan menjaga performa, dua pemain ini kemungkinan besar akan dibawa saat Timnas Indonesia U-20 berlaga di putaran final Piala Asia U-20 2023 mendatang di Uzbekistan.

Nomor punggung yang mereka kenakan sekarang pun diperkirakan tak akan berubah.

 

 

 

 

Egy Paling Spesial

Egy Maulana Vikri membawa bola. (AP/Suhaimi Abdullah)
Egy Maulana Vikri membawa bola. (AP/Suhaimi Abdullah)

Sebelum menyaksikan performa Hokky dan Ronaldo di Piala Asia U-20 nanti, menarik untuk menyimak performa pemain Timnas Indonesia dengan nomor punggung serupa di dua edisi terakhir turnamen kelompok umur level Asia itu.

Di Piala Asia U-19 2018, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. Sang pelatih saat itu, Indra Sjafri mempercayakan nomor 10 untuk Egy Maulana Vikri. Sementara nomor 9 diberikan kepada Rafli Mursalim.

Performa Egy cukup spesial di ajang itu. Egy mencetak satu gol ke gawang Chinese Taipei di babak grup. Egy pun kemudian berkembang menjadi bintang sepak bola nasional.

Kini, Egy masih berkarier di Eropa. Pemain kelahiran tahun 2000 itu pun masih menjadi andalan di skuad Timnas Indonesia senior.

Sementara itu, Rafli Mursalim bernasib lain. Rafli tak mencetak gol di Piala Asia U-19 2018 itu. Kini Rafli bermain di Liga 2 dengan memperkuat Gresik United.

 

 

Dinan dan Muchlis Menghilang

Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada Piala Asia U-19 2014, Timnas Indonesia saat itu masih ditukangi Indra Sjafri. Indra mempertahankan kebanyakan pemain yang menjadi andalan kala menjadi juara Piala AFF U-19 2022.

Termasuk di dalamnya ada Dinan Javier yang mengenakan nomor punggung 9 di Piala Asia U-19 2014. Juga pemilik nomor 10, Muchlis Hadi Ning Syaifullah.

Di ajang yang berlangsung di Myanmar itu, penampilan keduanya sangat mengecewakan. Setelah ajang itu, karier keduanya pun semakin meredup.

 

Sempat Cicipi Karier Profesional

Dinan Javier (kanan). (Bola.com)
Dinan Javier (kanan). (Bola.com)

Dinan terakhir kali bermain di Bhayangkara FC pada tahun 2018. Cedera parah merenggut kariernya. Ia kini tampak sudah mengubur mimpi menjadi pemain profesional.

Muchlis Hadi pernah memperkuat beberapa klub Tanah Air. Sebut saja PSM Makassar, Semen Padang, dan Persib Bandung.

Namun, kariernya juga mentok. Sejak tahun 2020 lalu, Muchlis tak terikat dengan klub profesional manapun.