Catatan Perjalanan Haji: Bergetar Hati Menapak Kaki di Tanah Suci

Merdeka.com - Merdeka.com - Semburat matahari sore menyambut kedatangan kami di Bandara King Abdulaziz Internasional Airport, Jeddah, Rabu (1/6). Lafaz ‘Alhamdulillah’ terdengar serempak dari dalam kabin. Wajah lelah sirna. Berganti bahagia.

Sebanyak 325 rombongan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1443 H gelombang pertama tiba di Jeddah pukul 17 sore waktu setempat. Penerbangan dari Jakarta menuju Jeddah lebih kurang 9 jam, dengan selisih waktu 4 jam antara Indonesia dan Saudi.

"Alhamdulillah Ya Allah, sampai juga di Tanah Suci yang selama ini hanya lihat di layar kaca," kata Ratna.

Untuk diketahui, petugas gelombang pertama adalah mereka yang akan bertugas untuk daerah kerja (daker) bandara dan Madinah.

Merdeka.com berada dalam rombongan. Jelas tergambar rasa syukur dan haru di wajah semua petugas. Tepat ketika roda pesawat Garuda Indonesia GA-9828 menyentuh landasan pacu Bandara King Abdulazis Internasional Airport. Tertegun beberapa saat seakan tak percaya. Lalu menitikkan air mata.

Perjalanan spiritual ini yang pertama buat saya. Cukup menyentuh dan mengharu biru. Menginjakkan kaki di Tanah Suci. Memenuhi panggilan Ilahi sebagai petugas yang akan melayani jemaah calon haji.

Hal menyenangkan lainnya. Petugas yang terdiri dari ragam usia, profesi, dan daerah justru membawa kesan tersendiri. Seketika hubungan kekeluargaan tercipta begitu dekat. Padahal baru kenal sesaat.

Persiapan Umrah

Setelah semua proses imigrasi selesai, petugas diminta membersihkan diri lalu mengganti baju dengan pakaian Ihram. Malam itu juga, kami melakukan umrah wajib dimulai dengan mengambil miqat di bandara.

Kemudian melakukan thawaf qudum atau thawaf kedatangan di Masjidil Haram. Diikuti rangkaian ibadah lainnya seperti sai, salat sunah dua rakaat di depan pintu Multazam. Diakhiri dengan tahallul atau menggunting rambut di beberapa bagian.

Hari ini, Kamis (2/6) petugas PPIH menuju Madinah untuk kemudian menjalankan tugas di daerah kerjanya masing-masing. Lebih kurang 76 hari petugas Daker Bandara dan Daker Madinah akan melayani jemaah haji kloter satu yang dijadwalkan terbang dari Tanah Air pada 4 Juni 2022 mendatang.

Sungguh banyak pengalaman baru dalam perjalanan ini. Jika boleh saya berumpama, sebaik-baiknya perjalanan adalah kembali ke rumah, maka rumah Allah sungguh tujuan perjalanan terbaik bagi saya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel