Cegah Corona, Haruskah Ganti Pakaian Setelah Keluar Rumah?

Lutfi Dwi Puji Astuti, Sumiyati

VIVA – Hingga saat ini pemerintah masih mengimbau agar seluruh masyarakat bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Imbauan ini dikeluarkan demi memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19. Namun, ada kalanya kita terpaksa harus keluar rumah, terutama untuk membeli bahan makanan. Pertanyaannya, selain mencuci tangan perlukah kita mengganti pakaian yang kita kenakan saat keluar rumah?

Dilansir Times of India, Senin 6 April 2020, meskipun belum ada bukti pasti bahwa COVID-19 bisa tumbuh subur pada pakaian atau tidak, namun virus dapat bertahan pada beberapa permukaan yang berbeda. Virus dapat hidup selama 24 jam di permukaan seperti karton, sementara pada plastik dan baja virus bisa hidup hingga 3 hari. Lalu, bagaimana dengan pakaian? 

Ya, pakaian masuk dalam kategori bahan berpori namun transmisi melalui pakaian cenderung kurang. Kamu bisa saja terinfeksi jika pakaianmu mendapat percikan atau menyentuh permukaan yang sudah terkena percikan bersin atau batuk, kemudian tersentuh oleh tangan, dan tangan kamu menyentuh hidung atau mulut. Namun, situasi tersebut sangat jarang terjadi.

Kamu boleh berganti pakaian setelah kembali ke rumah namun tidak perlu berlebihan. Mengambil tindakan pencegahan memang perlu, namun jangan sampai kamu kehilangan akal sehat. Tapi, karena mencegah lebih baik dari mengobati, kamu dapat mengganti pakaian dalam kondisi-kondisi berikut ini:

- Mengganti pakaian setelah kembali dari tempat umum jika kamu merasa pakaianmu telah menyentuh permukaan yang biasa disentuh oleh banyak orang, seperti tiang, tembok atau rak.

- Ganti pakaian kamu jika seseorang telah batuk atau bersin di dekat kamu.

- Cuci tangan sebelum berganti pakaian dan sesudah mengganti pakaian.

- Jika perlu, cuci pakaian kamu secara terpisah dalam air hangat dengan menggunakan disinfektan normal.

Kamu dapat mengambil tindakan pencegahan di atas jika kamu mau. Sejauh ini, belum ada klaim bahwa virus bisa hidup di pakaian. Dengan demikian, belum bisa disimpulkan apakah COVID-19 bisa menyebar melalui pakaian atau tidak.