Cegah COVID-19, Ini Jenis Air Purifier yang Direkomendasikan CDC

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi yang tak kunjung usai membuat banyak orang semakin waspada dalam menjaga kesehatan diri agar jangan sampai terpapar virus corona. Termasuk menjaga kebersihan rumah atau ruangan lain yang sering disinggahi.

Salah satu cara yang dilakukan orang-orang untuk mencegah paparan COVID-19 adalah dengan menggunakan air purifier atau penyaring udara. Namun, air purifier yang diklaim dan dipercaya banyak orang karena mampu membasmi partikel udara terkecil, termasuk COVID-19 adalah yang dilengkapi dengan True HEPA filter. Apa itu?

Vicky Alfredo selaku pemilik brand Onix, menjelaskan, High Efficiency Particulate Air (HEPA) merupakan standar tertinggi yang digunakan air purifier untuk menyaring udara.

"True HEPA filter dapat mengeliminasi 99.7 persen partikel halus berukuran 0,3 mikron, termasuk PM2.5 (partikel yang sangat kecil, berukuran hanya 3 persen dari diameter rambut manusia), asap, debu rumah tangga, bulu hewan peliharaan, jamur, serbuk, dan partikel berbahaya lainnya," ujarnya saat memperkenalkan brand elektronik Onix.

Vicky menambahkan, filter tersebut dapat membantu menjaga kemurnian udara di dalam rumah. HEPA filter biasa ditemukan pada alat penyedot debu dan air purifier yang dijual secara bebas di pasaran.

"Kebanyakan orang memanfaatkan filter jenis ini untuk mencegah reaksi alergi dan serangan asma. Alasannya karena mampu menyerap partikel-partikel yang sangat kecil," tutur dia.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), juga telah merekomendasikan air purifier yang dilengkapi True HEPA filter untuk meningkatkan pembersihan udara di area yang memiliki risiko penularan COVID-19.

Vicky Alfredo mengungkapkan, air purifier dengan True HEPA filter menjadi salah satu produknya yang cukup banyak diminati konsumen saat ini, selain humidifier, dan vacuum cleaner.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel