Cegah COVID-19, Lagu Bertempo Cepat Dilarang Diputar di Gym di Korsel

·Bacaan 3 menit

Pusat kebugaran di ibu kota Korea Selatan, Seoul, dan wilayah sekitarnya telah diminta untuk tidak memutar musik dengan tempo lebih tinggi dari 120 beats per minute (bpm) untuk membatasi penyebaran Covid-19.

BPM adalah skala detak jantung manusia per menit.

Treadmill akan dibatasi hingga maksimum 6km/jam (3,7 mph).

Pejabat kesehatan mengatakan pembatasan itu akan mencegah orang bernapas terlalu cepat atau memercikkan keringat satu sama lain.

Dengan aturan itu, penggemar Blackpink mungkin lebih akan terpengaruh daripada pengikut BTS.

Korea Selatan sedang berjuang kenaikan kasus belakangan ini, dengan 1.100 kasus baru tercatat pada hari Minggu.

Perdana Menteri Kim Boo-kyum memperingatkan pada hari Jumat bahwa negara itu telah mencapai "tingkat krisis maksimum".

Mereka yang menghadiri kelas olahraga seperti Zumba, spin, dan aerobik di wilayah Seoul dan sekitarnya diharuskan mengikuti aturan itu mulai Senin.

Orang-orang juga hanya diperbolehkan menghabiskan dua jam pada satu waktu di fasilitas olahraga dalam ruangan dan tidak boleh menggunakan fasilitas mandi.

Semua fasilitas olahraga harus tutup pada pukul 22:00.

Langkah itu dipertanyakan oleh pemilik gym.

Kang Hyun-ku, pemilik gym di Seoul, bertanya apakah ada bukti musik klasik atau BTS bisa berdampak pada penyebaran virus.

Dia juga mengatakan kepada Reuters banyak orang menggunakan earphone mereka, sehingga, "Bagaimana Anda mengontrol lagu yang akan mereka putar?"

Tetapi para pejabat mengatakan langkah-langkah itu membantu mencegah pusat kebugaran ditutup sepenuhnya.

Para ahli mengatakan sulit untuk mengetahui apakah orang banyak tertular di gym.

Data dari Inggris tahun lalu menunjukkan bahwa gym bukan tempat yang signifikan untuk penularan.

Analysis box by Mark Savage, music reporter
Analysis box by Mark Savage, music reporter

BTS aman

Latihan aerobik sedang seperti jogging biasanya dilakukan dengan lagu-lagu sekitar 120-140 bpm, sedangkan latihan intens seperti Zumba dan CrossFit membutuhkan musik yang lebih cepat.

Jadi aturan baru di Seoul adalah kabar baik jika Anda adalah tipe orang, seperti saya, yang setengah hati mengikuti kelas-kelas di gym.

Delapan dari 10 lagu teratas Korea Selatan lulus tes tempo.

BTS berada di tempat yang aman. Dua hits terbesar mereka, Butter dan Dynamite, ada di kisaran 110-115 bpm.

Namun, Blackpink mungkin akan sangat terpengaruh aturan itu.

Semua single terbesar mereka berkisar sekitar 130 bpm.

Mari berharap royalti yang terkait dengan kelas olahraga tidak terlalu banyak berpengaruh pada pendapatan mereka.

Pembatasan pada gym adalah bagian dari serangkaian tindakan yang diterapkan di wilayah tersebut pada hari Senin, yang akan berlangsung selama dua minggu.

Pertemuan dibatasi hingga empat orang dan berkurang menjadi dua setelah pukul 18:00.

Klub malam dan bar juga diharuskan tutup dan sekolah harus dilakukan secara daring.

Mencari lagu untuk olahraga yang santai dan di bawah 120 pm? Coba rekomendasi Mark Savage:

  1. BTS - Butter (110bpm)

  2. Dua Lipa & Silk City - Electricity (118bpm)

  3. Robyn - Dancing On My Own (117bpm)

  4. Doja Cat & SZA - Kiss Me More (111bpm)

  5. Justin Timberlake - Can`t Stop The Feeling (113bpm)

  6. Estelle ft Kanye West - American Boy (118bpm)

  7. Martin Jensen - Solo Dance (115bpm)

  8. Jonas Blue ft JP Cooper - Perfect Strangers (118bpm)

  9. Regard & Raye - Secrets (119bpm)

  10. Lady Gaga - Bad Romance (119bpm)

  11. Stereo MC`s - Step It Up (118bpm)

  12. Skrillex ft Sirah - Bangarang (110bpm)

  13. Nelly Furtado - Promiscuous (114bpm)

  14. Mark Ronson ft Bruno Mars - Uptown Funk (115bpm)

  15. Chic - Le Freak (119bpm)

Click here to see the BBC interactive Click here to see the BBC interactive

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel