Cegah Hoaks, Cek Fakta Liputan6.com Sasar Kampus di Gorontalo

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Gorontalo - Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini membuat informasi hoaks semakin tak bisa terkendali. Bahkan, informasi bohong tersebut kian massif dan dikonsumsi kalangan mahasiswa.

Menyikapi hal itu, Liputan6.com melalui program Cek Fakta mencoba memberikan mitigasi kepada mahasiswa. Kali ini menyasar mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Ichsan Gorontalo (Unisan) soal meminimalisir berita hoaks.

Kegiatan ini pun disambut antusias mahasiswa. Sebab, menurut mereka bahwa baru kali ini materi soal cek fakta masuk gedung akademik yang biasa dijuluki kampus hijau ini.

"Baru kali ini kami menerima materi cek fakta, khususnya kami fakultas ilmu komunikasi ini sangat penting," kata Balqis salah satu mahasiswa peserta diklat Cek Fakta.

Menurutnya, baru kali ini mereka mengetahui bahwa berita hoaks bisa diminimalisir. Bahkan, mereka bisa mengidentifikasi kebenaran suatu informasi melalui beberapa tools cek fakta.

"Kami juga baru tau ternyata berita hoaks bisa kita tau dengan mudah sebelum dikonsumsi. Apalagi dengan tools Chatbot Liputan6.com, dengan sekejap kami sudah bisa mengetahui benar tidaknya informasi itu," tuturnya.

Selain itu kata Balqis, melalui Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta melalui nomor 0811-9787-670, cukup membantu mereka dalam mengecek kebenaran informasi sebelum disebarkan ke publik.

"Biasanya di grup WhatsApp kampus itu setiap hari banyak informasi dibagikan oleh teman-teman, dengan adanya Chatbot kami tidak lagi sembarang membagikan info yang belum tau kebenaranya," ungkapnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mahasiswa Terbantu

Tim Cek Fakta Liputan6.com saat menyambangi Kampus Unisan Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Tim Cek Fakta Liputan6.com saat menyambangi Kampus Unisan Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Sementara itu, Ketua Himpunan mahasiswa program studi ilmu komunikasi Silvinka Nur Kosasih mengatakan bahwa, tools chatbot cek fakta sangat mudah untuk digunakan. Bahkan siapapun bisa menggunakanya.

"Sangat luar bisa, hanya menggunakan smartphone kita bisa mengetahui informasi bohong yang beredar hari ini. Hanya dengan memasukan kata kunci, dengan sekejap informasinya keluar" kata Silvindika.

Di tempat yang sama Ketua panitia Cindy Claudia Mohamad mengaku, jika kegiatan cek fakta juga dirangkaikan dengan kegiatan jurnalistik.

"Jadi cek fakta Liputan6 sangat sinkron dengan kegiatan yang kami laksanakan. kami bisa membedakan kabar atau berita bohong dari sisi kacamata jurnalistik," ia menandaskan.

Simak Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel