Cegah Kemacetan, Batas Penggunaan Toilet di Rest Area Maksimal 10 Menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menginstruksikan Badan Usaha Jalan Tol untuk mengatur waktu pemakaian toilet selama arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 1443 H/2022 berlangsung. Hal ini untuk mengantisipasi antrean kendaraan di rest area yang kerap menyebabkan kemacetan di jalan tol.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit mengatakan, batas maksimal penggunaan toilet adalah 10 menit untuk setiap pengguna atau pemudik.

"Terkait penggunaan toilet di rest area kita juga pantau dan kita sampaikan ke masing-masing Badan Usaha Jalan Tol untuk dapat memastikan orang yang menggunakan toilet maksimal 10 menit. Diharapkan terus diperhatikan manajemen pengelolaan mobilitasnya dalam penggunaan toilet sementara yang telah dibuat juga," kata Danang diikutip melalui situs BPJT, Senin (2/5).

Danang mengatakan, secara umum kondisi lalu lintas sangat terkendali. Menurutnya apa yang telah dikerjakan oleh pihak kepolisian terkait one way sangat efektif untuk melancarkan perjalanan.

"Kita lihat pelaksanaan mudik sudah berjalan lancar, dan tetap masih perlu ada perbaikan. Terdapat dua hal yang kita fokuskan karena adanya kepadatan lalu lintas di beberapa ruas ditemukan kendaraan pemudik yang berhenti di bahu jalan, sehingga rangkaian kendaraan lain di belakangnya mengalami hambatan," ujarnya.

Manajemen Lalu Lintas

Danang menambahkan, terkait pengaturan manajemen lalu lintas kendaraan di Jalan Tol selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 ini diserahkan sepenuhnya pihak Kepolisian.

"Mereka saya yakin akan bekerja keras sebaik-baiknya untuk bisa memastikan para pengguna jalan tol ini untuk mudik lancar, mudik aman, mudik sehat, dan mudik yang membahagiakan," imbuh Danang.

Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano juga mengatakan, terkait pengaturan lalu lintas contra flow dan one way di Km 47 sampai Km 70 juga hingga Gerbang Tol Kalikangkung, bila mana tidak bisa mengakomodasi ada diskresi kepolisian juga. "Hal tersebut juga sangat membantu dalam mengurai lalu lintas kendaraan dan mencegah terjadinya kepadatan," ujar Reza.

Ditambahkan Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo, dari sisi infrastruktur khususnya di ruas Jalan Tol Cikampek - Palimanan telah disiapkan dari jalan dan rest area.

"Yang kami lakukan agak berbeda di tahun ini, kita merubah transaksi Gate Tol Kalimanan kita lanjutkan di Gate Tol selanjutnya hingga Kalikangkung yang mana di arus mudik ini diterima di ruas tol selanjutnya. Kemudian untuk peningkatan arus lalu lintas mengalami penaikan 30 persen volume kendaraan, sekitar 105 ribu kendaraan telah melintas," tutupnya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel