Cegah Peningkatan COVID-19, Bogor Berlakukan Ganjil Genap Akhir Pekan Ini

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat memberlakukan ganjil genap pada akhir pekan ini untuk membatasi mobilitas warga setelah kasus COVID-19 di Jakarta terus meningkat.

"Gage bukan untuk kemacetan, untuk mengurangi mobilitas warga," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Balai Kota Bogor, Jumat, (14/1/2022).

Bima Arya mewanti-wanti warganya untuk berhari-hati karena titik-titik pengecekan nomor polisi kendaraan akan tersebar di jalan-jalan utama yang mengakses tempat strategis. Nomor kendaraan masyarakat yang tidak sesuai dengan hari Sabtu atau Minggu ini akan diputar balik petugas satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota.

Bima mengaku ingin menekan kaus COVID-19 di Bogor yang saat ini sudah cukup terkendali lantaran hanya ada satu atau dua kasus perhari. Namun, ia menyadari kasus COVID-19 akan meningkat lantaran kasus Omicron di Jakarta juga meningkat.

"Tapi tetap tinggal tunggu waktu, penambahan ini akan naik lagi, karena omricon di Jakarta juga naik," kata Bima seperti dikutip dari Antara.

Sementara Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan dalam dua pekan terakhir mobilitas warga masuk ke Kota Bogor perlahan meningkat.

Ganjil genap pelat nomor kendaraan menjadi salah satu solusi yang akan diberlakukan di Kota Bogor melihat situasi kepadatan lalu lintas pada pukul 11.00-12.00 WIB pada akhir pekan ini.

"Evaluasi kami dua minggu terakhir cukup banyak kendaraan, cukup padat disentra-sentra Kota Bogor, sehingga minggu ini kami perlu melakukan dan mengingatkan kembali masyarakat, kita tidak sedang baik-baik saja," jelas Susatyo.

Pengecekan di 6 Titik

Susatyo pun mengimbau agar warga menahan diri untuk tidak beraktivitas di luar rumah bila tidak dalam keadaan darurat.

Polresta Bogor Kota, kata Susatyo, akan memberlakukan pengecekan di enam titik jalan yakni di depak toko eletronik Irama Nusantara Jalan Merdeka, SPBU Veteran di Jalan Veteran, Simpang Batutulis, Bundaran Air Mancur, Rumah Makan Bumi Aki dan Simpang Baranangsiang.

"Kita harus bersama-sama kembali menguatkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas. Ingat ini disiplin menahan diri satu hari saja," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel