Cegah Permasalahan di Bandara, Jemaah Haji Harus Pahami Ketentuan Barang Bawaan

Merdeka.com - Merdeka.com - Fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Bandara AMMA Madinah, Arab Saudi, masih terus berlangsung. Agar proses selama di bandara berjalan lancar, jemaah diminta patuhi soal barang bawaan.

"Kemenag sudah bersepakat dengan pihak maskapai bahwa barang yang diperbolehkan untuk dibawa jemaah, satu tas koper maksimal 32 kg, satu hand bag atau tas tangan 7 kg, kemudian tas paspor," kata Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), Arsad Hidayat, kepada tim Media Center Haji (MCH), rabu (3/8).

Jemaah diminta benar-benar mengikuti apa diinstruksikan petugas ketika melakukan sosialisasi. Hal itu semata-mata untuk memudahkan jemaah ketika proses pemeriksaan di bandara.

"Ada sebagian jemaah masih coba-coba kebetulan mungkin sebagian ada yang lolos. Success story ini yang nantinya disampaikan ke jemaah yang belum pulang kemudian ikut mencoba dan ketahan, kemudian terjadi permasalahan di bandara," katanya.

Oleh sebab itu, sambung Arsad, jemaah diharapkan tidak membawa tas lainnya. Apalagi isinya memang untuk dibawa ke Tanah Air sebagai oleh-oleh. Ditegaskannya, segala ketentuan yang ditetapkan semata-mata demi keselamatan penerbangan.

"Kita tidak inginkan di bandara ada insiden permasalahan gara-gara hal itu mungkin dari pihak maskapai katakan dilarang bawa ke pesawat," tegas Arsad.

"Saya kira pihak maskapai sudah pertimbangkan betul berkaitan dengan masalah keselamatan penerbangan," katanya.

Seperti diketahui, fase pemulangan jemaah gelombang kedua sudah dimulai sejak 30 Juli. Jadwal pemulangan akan berlangsung sampai 4 Agustus mendatang. Sementara kedatangan jemaah hari Makkah ke Madinah memasuki fase akhir. Pada tanggal 4 Agustus 2022, besok menjadi hari terakhir kedatangan jemaah gelombang kedua di Madinah. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel