Cek Fakta: Arab Saudi Tolak Berikan Kuota Haji 2021 untuk RI? Simak Faktanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Arab Saudi menolak memberi kuota haji 2021 untuk Indonesia. Klaim tersebut diunggah akun Facebook Dhien Doank, pada 4 Juni 2021.

Unggahan tersebut berupa rangkaian foto tangkapan layar enam artikel media online terkait pelaksanaan ibadah haji 2021.

Kemudian foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Harusnya sebagai menteri agama Yaqut menjadi menteri yang terdepan dalam kejujuran, tapi apa yang terjadi, pemerintah Arab Saudi menolak memberikan kuota haji pada RI, dia sebarkan kebohongan busuk dengan mengatakan Indonesia tidak memberangkatkan haji demi keselamatan jamaah".

Benarkah klaim Arab Saudi menolak memberi kuota haji 2021 untuk Indonesia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Arab Saudi menolak memberi kuota haji 2021 untuk Indonesia, dalam artikel berjudul "Ini Penjelasan Dubes Arab Saudi Soal Kuota Haji 2021" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 5 Juni 2021.

Dalam artikel situs Liputan6.com, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed al-Thaqafi meluruskan kabar perihal kuota haji 2021.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani tertanggal Kamis 3 Juni 2021, Dubes Essam menjelaskan bahwa Arab Saudi "belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini."

Essam menjelaskan dalam suratnya terkait 11 negara yang diizinkan masuk ke Arab Saudi. "yang menyebutkan adanya (11) negara yang telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini, dan Indonesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut" adalah tidak benar.

"Dalam kaitan ini, saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia, bahwa berita-herita tersebut tidaklah benar dan hal itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi, disamping itu otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi - hingga saat ini- belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para— jamaah haji Indonesia atau bagi para jamaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia," jelas Dubes Essam dalam surat yang dilihat Liputan6.com

Dalam artikel berjudul "Indonesia Tak Ikut Haji 2021, Kemlu: Pemerintah Prioritaskan Kesehatan" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 4 Juni 2021, artikel situs Liputan6.com menyebutkan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berkata keputusan Indonesia tak ikut haji 2021 karena mengutamakan kesehatan rakyat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar beberapa jam setelah keputusan pemerintah.

"Hari ini pemerintah telah memutuskan bahwa Indonesia tidak akan mengirim jemaah ke Saudi tahun ini," ujar Wamenlu Mahendra pada acara Invest in Indonesia, Kamis malam (3/6/2021).

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Arab Saudi menolak memberi kuota haji 2021 untuk Indonesia tidak benar.

Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, sampai artikel ini diturunkan.

banner cek fakta unproven (Liputan6.com/Triyasni)
banner cek fakta unproven (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel