Cek Fakta: Hoaks Gojek Bagikan Rp 2 Juta Melalui Isi Kuisioner

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan pesan berantai berisi survei berhadiah dari Gojek. Pesan berantai itu ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.

Dalam pesan berantai yang beredar terdapat link yang mengarahkan pada website tertentu. Di dalam website terdapat narasi:

"Congratulations! Gojek 10th Anniversary! Through the questionnaire, you will have a chance to get 2000000 Rupiah"

atau dalam Bahasa Indonesia:

"Selamat!Hari Jadi ke-10 Gojek!

Melalui kuisioner anda berkesempatan mendapatkan 2000000 Rupiah"

Lalu benarkah pesan berantai yang menyebut Gojek membagikan hadiah sebesar Rp 2 juta dengan isi kuisioner?

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)
CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menghubungi pihak Gojek Indonesia. Mereka menyebut pesan berantai itu tidak benar.

"Informasi undian dengan mengatasnamakan Gojek yang disampaikan melalui WhatsApp, SMS, email, maupun sosial media tidak benar. Perlu kami tegaskan bahwa informasi resmi terkait program promosi Gojek hanya terdapat di aplikasi, akun sosial media, dan website resmi Gojek," ujar Audrey Petriny, VP Corporate Communications Gojek saat dihubungi Rabu (1/9/2021).

Gojek pun meminta masyarakat melapor jika mendapat pesan berantai serupa.

"Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap segala bentuk hoaks maupun penipuan yang mengatasnamakan Group Gojek. Jika pengguna memiliki pertanyaan atau keluhan, silakan kunjungi halaman Bantuan di aplikasi Gojek," ujarnya menambahkan.

Kesimpulan

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Pesan berantai yang menyebut Gojek membagikan hadiah sebesar Rp 2 juta dengan isi kuisioner adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel