Cek Fakta: Hoaks Kabar Dua WN Malaysia Masuk Indonesia dan Menculik Anak-anak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang dua WN Malaysia masuk Indonesia dan menculik anak-anak beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 25 September 2021.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar laki-laki dan perempuan kemudian disertakan imbauan dari kepolisian untuk mewaspadai dua orang dari Malaysia yang dituding penculik itu.

"Ini 2orang di bawah..kabarnya orang malaya yg culik anak buat ambil organ tubuhnya..katanya 2 orang ini sudah masuk ke indonesia.. jadi yg punya anak kecil hati2 buat jaga anak2 nya"

"Waspadalah," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 51 ribu kali dibagikan dan mendapat 44 komentar warganet.

Benarkah kabar dua WN Malaysia masuk Indonesia dan menculik anak-anak? Berikut penelusurannya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang dua WN Malaysia masuk Indonesia dan menculik anak-anak. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "penculikan anak 2 orang malaysia" di kolom pencarian Google Search.

Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel "Viral Penculik Anak Bergentayangan, Polisi: Hoax" yang dimuat situs jatimnow.com pada 4 September 2018 lalu.

jatimnow.com - Dalam dua hari terakhir, kembali muncul isu penculik anak bergentayangan mencari mangsa. Foto sepasang pria dan wanita yang dituduh sebagai penculik dan poster pengumuman dari kepolisian, viral setelah menghiasi sejumlah dinding grup media sosial facebook (FB).

Dari penelusuran jatimnow.com di FB, poster pengumunan itu berlogo Binmas dan Polda Jawa Barat, dengan isi:

'Waspada ada penculik anak-anak yang berumur 1-12 tahun. Bapak-bapak ibu-ibu harus menjaga anak kita dengan hati-hati. Penculik sedang ada dalam kampung-kampung dan dia menyamar sebagai penjual, om tolelot, orang gila, ibu hamil, pengemis, dll. Tolong disebarkan terima kasih.'

Dalam sejumlah unggahan di beberapa grup FB, poster pengumuman itu dirangkai jadi satu dengan capture pesan (chat) menampilkan foto seorang pria dan wanita. Foto itu diberi keterangan:'Ini 2 orang di bawah.. Kabarnya orang malaysia yg culik anak buat di ambil organ tubuhnya.. Katanya 2 orang ini sudah masuk ke indonesia.. Jadi yang punya anak kecil hati2 buat jaga anak2 nya.'

Menanggapi viralnya informasi tersebut, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran memastikan bahwa info yang tersebar di medsos (media sosial) tentang penculik anak itu, tidak benar. "Informasi itu tidak benar. Itu hoax," tegasnya, Selasa (4/9/2018).

Sudamiran juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dan menelan begitu semua informasi yang muncul di medsos.

Sebab dunia medsos perlu disaring agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi-informasi yang tidak akurat. Jika penasaran dengan informasi di medsos, masyarakat bisa menanyakan ke semua pihak yang terkait.

Selain itu, Liputan6.com juga menemukan unggahan dari akun Instagram @humaspoldakalteng yang meluruskan kabar tersebut. Bahkan akun Instagram @humaspoldakalteng memberikan label hoaks dalam foto tersebut.

"Beredar informasi disebarkan akun facebook @Seiko Abdul Sani meneruskan postingan akun facebook @Ana yang mengatakan, dua orang Malaysia masuk Indonesia untuk menculik anak buat diambil organ tubuhnya. Lalu dilampirkan foto laki-laki dan perempuan kemudian disertakan imbauan yang mengatasnamakan kepolisian, Itu TIDAK BENAR alias HOAX.

Faktanya :

Informasi Hoax tersebut sudah lama disebarkan di jejaring sosial, yaitu sejak Tahun 2018 dan sekarang mulai disebarkan lagi.

Tidak benar ada dua warga negara Malaysia masuk ke Indonesia untuk menculik anak dan menjual organ tubuhnya.(Cak Sam).

Mari Bijak Bermedia Sosial. Saring sebelum Sharing

Lawan Hoax, Tolak Hoax, Tangkal Hoax dan Laporkan Hoax

STOP HPUS (Hoax, Pornografi, Ujaran Kebencian, dan SARA)," tulis akun Instagram @humaspoldakalteng.

Referensi:

https://jatimnow.com/baca-6418-viral-penculik-anak-bergentayangan-polisi-hoax

https://www.instagram.com/p/CUd3tpLBvkt/?utm_medium=copy_link

Kesimpulan

Kabar tentang dua WN Malaysia masuk ke Indonesia untuk menculik anak dan menjual organ tubuhnya ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, informasi tersebut sudah lama disebarkan di jejaring sosial, yaitu sejak 2018.

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel