Cek Fakta: Hoaks Suntik Mati untuk Jomblo pada Maret

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang kegiatan suntik mati untuk para jomblo pada bulan Maret beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Khenzo Jr pada 20 Februari 2021.

Akun Facebook Khenzo Jr mengunggah gambar seorang pria yang tengah membawakan acara berita. Terdapat juga sebuah narasi dalam gambar tersebut.

"BULAN MARET DIADAKAN SUNTIK MATI UNTUK JOMBLO"

"Yg jomblo jomblo sabar yeachhhh😁😁😁," tulis akun Facebook Khenzo Jr.

Konten yang disebarkan akun Facebook Khenzo Jr telah 2 kali dibagikan dan mendapat 32 komentar warganet.

Benarkah bulan Maret ada kegiatan suntik mati untuk jomblo? Berikut penelusurannya.

Penelusuran Fakta

Gambar Tangkapan Layar Penelusuran Foto dengan Google Reverse Image.
Gambar Tangkapan Layar Penelusuran Foto dengan Google Reverse Image.

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang kegiatan suntik mati untuk para jomblo pada bulan Maret.

Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "suntik mati jomblo bulan maret" di kolom pencarian Google Search.

Hasilnya tidak ada artikel dari media arus utama yang memberitakan kabar tersebut. Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs Google Reverse Image.

Hasilnya terdapat gambar serupa yang dimuat channel YouTube 31 Канал pada 28 Agustus 2017. Gambar tersebut merupakan potongan dari video berjudul "Ведущий новостей "Информбюро" говорит скороговорки на казахском языке".

Kesimpulan

Kabar tentang kegiatan suntik mati untuk para jomblo pada bulan Maret ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya tidak ada kegiatan suntik mati untuk para jomblo pada bulan Maret.

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini: