Cek Fakta: Hoaks Surat Pemanggilan Seleksi Karyawan PT KAI

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi surat pemanggilan seleksi karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Informasi tersebut tersebar di tengah masyarakat.

Surat pemanggilan seleksi karyawan KAI terdapat kepala surat dengan logo PT KAI dan tulisan "PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)" dilengkapi dengan nomor surat dan keterangan bahwa penerima sirat telah memenuhi persyaratan administrasi dan kualifikasi untuk mengikuti tahapan seleksi. Surat tersebut juga mencantumkan waktu dan tempat seleksi.

Pada lembar ke dua terdapat jadwal kegiatan dan kelengkapan yang dibawa saat mengikuti seleksi karyawan. Untuk lembar ke tiga terdapat keterangan soal akomodasi selama seleksi berlansung serta syarat dan ketentuannya.

Kemudian untuk lembar ke empat terdapat daftar nama calon perserta seleksi dan kemdian pada lembar berikutnya peserta diarahkan untuk menghubungi biro travel yang ada pada lembar tersebut.

Benarkah informasi surat pemanggilan pemanggilan seleksi karyawan PT KAI? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi surat pemanggilan seleksi karyawan PT KAI, berdasarkan keterangan tertulis berjudul "KAI Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Rekrutmen" yang dimuat dalam situs resmi KAI kai.id menyebutkan, belakangan ini terjadi modus penipuan berupa pesan berantai melalui WhatsApp terkait lowongan KAI yang dikirimkan melalui email. Modus lainnya berupa surat undangan rekrutmen yang mewajibkan peserta menggunakan biro perjalanan tertentu.

“KAI menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen. Mohon abaikan pihak-pihak yang berjanji membantu menyetujui rekrutmen peserta,” ujar VP Humas KAI Joni Martinus.

Joni memastikan semua informasi rekrutmen KAI sepenuhnya menggunakan website resmi dengan alamat recruitment.kai.id atau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121_. Jika menemukan info rekrutmen yang tidak berasal dari situs, agar publik dapat mengabaikannya.

KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik dengan mengirimkan berkas yang disetorkan melalui seseorang maupun melalui email. Selain itu, KAI tidak memungut biaya apapun dari pelamar dan tidak pernah bekerjasama dengan travel agent dalam proses seleksi tenaga kerja.

Jika Anda menemukan informasi yang meragukan, segera hubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121 untuk mendapatkan informasi resmi mengenai perusahaan.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melanjutkan atau menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen KAI yang berindikasi palsu agar tidak semakin banyak orang yang tertipu oleh para perekrut palsu tersebut,” tutup Joni.

Keterangan tertulis tersebut juga memuat contoh surat pemanggilan karyawan yang identik dengan informasi yang beredar.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, informasi surat pemanggilan seleksi karyawan PT KAI tidak benar.

KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik dengan mengirimkan berkas yang disetorkan melalui seseorang maupun melalui email. Selain itu, KAI tidak memungut biaya apapun dari pelamar dan tidak pernah bekerjasama dengan travel agent dalam proses seleksi tenaga kerja.

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel