Cek Fakta: Hoaks Valentino Rossi Komentari Kasus Pembongkaran Motor Tim Ducati di Sirkuit Mandalika

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan terkait Valentino Rossi yang mengomentari kasus pembongkaran motor tim Ducati di Sirkuit Mandalika. Postingan ini ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun yang mempostingnya berada di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 11 November 2021.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar berita dengan judul "Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Team Dukati, Valentino Rossi: Di Indonesia Dana Bansos Aja Dicolong"

Selain itu postingan tersebut juga disertai narasi "Sampe Rossi aja tau, pemerintahannya dinegeri wakwaw koruptor dilindungi... ya gitu deh.. Sekroni maling Bansos"

Lalu benarkah postingan yang menyebut Valentino Rossi mengomentari kasus pembongkaran motor tim Ducati di Sirkuit Mandalika?

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penelusuran Fakta:

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)
CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan komentar dan informasi valid seputar Valentino Rossi seperti yang disebutkan dalam postingan.

Valentino Rossi sendiri akhir pekan lalu baru menjalani balapan terakhirnya di MotoGP. Dia memutuskan pensiun setelah lebih dari 20 tahun menjalani karier sebagai pembalap.

Liputan6.com sendiri menulis artikel terkait Valentino Rossi dengan judul "Baru Saja Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi Sudah Mulai Menyesal" yang tayang 15 November 2021. Berikut isi artikelnya:

"Liputan6.com, Jakarta - Setelah lebih dari dua dekade berkarier di ajang grand prix, pembalap Italia, Valentino Rossi akhirnya resmi berpisah dengan MotoGP, Minggu (14/11/2021). The Doctor mengucapkan selamat tinggal setelah tampil pada seri penutup MotoGP musim ini di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

Sebenarnya bukan perkara mudah bagi Valentino Rossi untuk meninggalkan arena MotoGP. Apalagi, Rossi merasa masih cukup kompetitif di usia yang sudah menginjak 42 tahun. Pada seri terakhir di Valencia, Rossi masih mampu menyelesaikan lomba dan menyentuh garis finis di urutan ke-10.

"Balapan itu tidak mudah karena ada banyak tekanan di sana, tapi saya bisa menembus posisi 10 yang berarti saya mengakhiri karier panjang saya dengan berada di 10 pembalap teratas di dunia," ujar Rossi sembari tertawa usai lomba sepeti dilansir dari France24.com, Senin (15/11/2021).

"Ini sangat penting bari saya, karena saya akan selalu bilang kalau saya mengakhiri karier di urutan ke-10. Itu yang yang paling penting, tetap berusaha kompetitif, karena saya masih pembalap."

"Saya tidak ingin finis terakhir," beber Rossi.

Rossi seperti diketahui mengawali karier balapannya di ajang grand prix sejak 1996 lalu. Hingga saat ini, Rossi telah tampil di 432 balapan GP dan memenangkan 7 gelar premier (500 cc dan MotoGP). Tujuh gelar tersebut diraih pada tahun 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009.

Satu gelar juara lainnya diraih di kelas 250 cc. Sementara tiga lainnya direbut dari kelas 125 cc.

Musim depan, tidak akan ada lagi Rossi di MotoGP. Namun jejak pria asal Italia tersebut bakal tetap terasa lewat kehadiran tim VR46 yang akan menjalani debutnya sebagai tim satelit Ducati.

"Saya sudah mulai menyesal pensiun," ujar Rossi dengan seringai khasnya.

"Saya pikir itu akan sulit dalam beberapa minggu dan bulan ke depan, terutama pada bulan Maret ketika musim dimulai lagi dan saya tidak akan berada di sana,” kata Rossi menambahkan.

Rossi juga menyesal tidak bisa menggenapi gelar yang sudah diraihnya.

"Saya ingin sekali memenangkan gelar juara dunia kesepuluh," katanya.

"Mungkin jika saya berusaha keras di tahun-tahun pertama karier saya seperti di 10 tahun terakhir, saya bisa memenangkan lebih banyak balapan," kata Rossi sembari tertawa."

Selain itu ada juga artikel berjudul "Unggah Foto Bareng Valentino Rossi, Erick Thohir: Sayang, Tak Bisa Liat Aksinya di Mandalika" yang tayang di Liputan6.com pada 16 November 2021. Berikut isi artikelnya:

"Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengunggah foto bersama pembalap MotoGP Valentino Rossi. Diketahui foto Erick Thohir dan Valentino Rossi itu diambil pada 2013.

Pada unggahan foto tersebut, terlihat Erick Thohir mengenakan kemeja formal dibalut jas hitam. Ia dirangkul pembalap motor dunia yang memiliki julukan The Doctor. Valentino Rossi menggunakan sweeter abu-abu dan jaket tebal di bagian luar. Keduanya nampak sumringah.

"The Doctor, sudah kangen Indonesia?" tulis Erick Thohir dalam unggahan instagram @erickthohir, dikutip Selasa (16/11/2021).

Menteri Erick menyayangkan, The Doctor tak sempat menunjukkan aksinya di sirkuit Mandalika tahun depan.

"Sayangnya tahun depan, saat MotoGP Insya Allah digelar di Mandalika, kita sudah tidak bisa menyaksikan lagi aksinya," tulisnya.

Bagi Erick, sosok Valentino Rossi pantas mendapat gelar legenda MotoGP. Ia menyebut, telah banyak gelar yang didapatkan pembalap dengan nomor 46 itu selama hidupnya.

"Sejumlah rekor telah diraih Valentino Rossi sepanjang kariernya, membuktikan Ia adalah seorang Legenda," katanya.

Bahkan, Erick menyebut hal itu bisa menjadi sejarah dalam gelaran MotoGP ke depannya.

"Catatan kariernya akan menjadi sejarah dalam gelaran MotoGP," tambah Menteri Erick.

Informasi, Valentino Rossi merupakan salah satu pembalap yang dekat dengan penggemar MotoGP di Indonesia. Di awal kariernya, VR46 pernah menjajal balapan di sirkuit Sentul, Bogor.

"#Throwback pertemuan saya dengan @valeyellow46 tahun 2013 silam. #GrazieVale, Legend!," tulis Erick menutup unggahannya."

Sumber:

https://www.liputan6.com/bola/read/4711135/baru-saja-pensiun-dari-motogp-valentino-rossi-sudah-mulai-menyesal?source=search

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4711902/unggah-foto-bareng-valentino-rossi-erick-thohir-sayang-tak-bisa-liat-aksinya-di-mandalika?source=search

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4711692/dirjen-bea-cukai-beberkan-kronologi-unboxing-motor-ducati-di-sirkuit-mandalika?source=search

Kesimpulan

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Postingan yang menyebut Valentino Rossi mengomentari kasus pembongkaran motor tim Ducati di Sirkuit Mandalika adalah hoaks. Faktanya tidak ada informasi valid dan komentar seputar Valentino Rossi seperti dalam postingan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel