Cek Fakta: Hoaks Video Tim Medis Asal China Tiba di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang petugas medis asal China yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten beredar di media sosial. Kabar ini viral lewat sebuah video di aplikasi percakapan WhatsApp pada Kamis 26 Maret 2020.

Video berdurasi 14 detik itu memperlihatkan sejumlah penumpang pesawat yang tengah mengantre di depan loket terminal.

Mereka tampak mengenakan alat pelindung diri (APD). Video itu kemudian dikaitkan dengan tibanya para petugas medis dari China untuk membantu menangani virus corona atau Covid-19.

"Team medis China yg baru tiba di Bandara Indo, siap bantu negara kita. Semoga cepat berhasil," demikian isi pesan di aplikasi percakapan WhatsApp.

 

 

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang petugas medis asal China yang tiba di Indonesia. Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci "China Bandara Soetta".

Hasilnya, terdapat artikel berjudul "Viral Ratusan WNA China Berpakaian APD Lengkap di Bandara Soetta, Bagaimana Faktanya?" yang ditayangkan situs Liputan6.com pada 26 Maret 2020. Dalam artikel tersebut dijelaskan mengenai video viral yang diklaim petugas medis asal China.

Liputan6.com, Jakarta - Video yang diduga warga negara China mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) memadati Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, sempat membuat heboh media sosial. Sebab, dalam video itu tertulis bila mereka adalah petugas medis yang akan membantu penanganan Covid-19 di Indonesia.

Terlihat, puluhan WNA China itu berbaris rapi seperti mengantre. Mereka mengenakan pakaian APD lengkap berwarna putih, ada beberapa anak kecil yang juga dikenakan APD lengkap oleh orang tuanya.

Ada seseorang pria yang mengambil video berdurasi 14 detik itu seperti menarasikan keadaan di lokasi. Namun, dari pengamatan video itu, mereka mengantre di gate Keberangkatan Internasional Terminal 3, bukan di Kedatangan Internasional.

"Benar, mereka bukan tiba di sini, tapi mereka akan berangkat ke Cina. Jumlahnya sekitar 124 orang," ungkap Febri Toga Simatupang, Senior Manager Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Soekarno Hatta, saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (26/3/2020).

Namun, lantaran penerbangan dari dan ke tanah daratan China masih ditutup, ratusan penumpang tersebut mencharter pesawat. Mereka menumpang maskapai asal Kamboja, kemudian akan transit di negara tersebut untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke China.

Penerbangan pun terjadi pada sore tadi. Sekitar pukul 17.00 WIB, pesawat take off membawa ratusan penumpang sewaan tersebut menuju negara tujuan.

Lalu, soal mayoritas penumpangnya yang mengenakan baju APD lengkap, ternyata tetap harus dibuka pada saat pemeriksaan X-Ray keberangkatan.

"Ya tidak dibedakan, tetap dibuka, harus diperiksa semua," katanya.

Sementara itu, Kasubag Humas Ditjen Imigras Achmad Nur Saleh memberikan klarifikasi atas video yang beredar seolah tim medis China baru tiba di Bandara Soetta pada Kamis (26/3/2020).

Achmad menyebut, narasi dalam video tersebut tidak benar. Menurutnya, warga negara China dalam video tersebut hendak pulang ke negaranya.

"Jadi itu area keberangkatan yang di foto (video). Bukan area kedatangan dan diambilnya waktu pemulangan WN RRT," ujar Achmad dalam siaran persnya, Kamis (26/3/2020).

Achmad Nur Saleh menjelaskan bahwa Warga Negara RRT tersebut dievakuasi kembali ke negaranya menggunakan pesawat carteran cambodia airlines (KR3708). "Untuk proses evakuasi WN RRT," kata dia.

Orang yang terdaftar dalam manifestasi penerbangan pesawat carteran cambodia airlines (KR3708) adalah kru pesawat sebanyak 7 orang terdiri atas 1 WNI dan 6 WNA (1 Korea Selatan, 3 Kamboja, 2 Filipina). Jumlah penumpang sebanyak 126 Warga Negara RRT.

 

Kesimpulan

Kabar tentang petugas medis asal China yang tiba di Indonesia untuk membantu penanganan virus corona atau Covid-19 ternyata tidak benar. Video viral tersebut berisi WN China yang ingin pulang ke negara asalnya dari Indonesia.

WN China itu dievakuasi kembali ke negaranya menggunakan pesawat carteran maskapai Cambodia Airlines (KR3708).

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.