Cek Fakta Kesehatan: Tidur dengan Kondisi Rambut Basah Bikin Flu?

Liputan6.com, Jakarta Mandi dan mencuci rambut selepas beraktivitas seharian memang terasa menyegarkan. Tubuh pun terasa lebih rileks saat beristirahat di malam hari dan kantuk jadi lebih cepat datang. Tapi, tidur dengan kondisi rambut basah--yang terkadang lupa dikeringkan--seringkali dikaitkan dengan flu atau pilek.

Para orangtua, terutama ibu, sering mengingatkan siapa pun yang mencuci rambut di malam hari untuk segera mengeringkannya. Mereka percaya bila kita tidur dalam keadaan rambut basah akan mudah terserang flu.

Benarkah tidur dengan rambut basah bisa menyebabkan flu atau pilek? Berikut jawaban dari cek fakta kesehatan kali ini.

Sebenarnya gagasan mengenai tidur dengan rambut basah bisa membuat seseorang sakit atau terkena flu berasal dari anggapan tubuh yang kedinginan karena rambut basah membuatnya rentan terkena penyakit.

Penyebab utama flu atau pilek adalah virus, bukan kondisi rambut basah. "Anggapan itu sepertinya berawal dari anggapan ketika tubuh kedinginan dan basah maka akan membuat kita terserang pilek," ujar Dr William Schaffner, profesor kesehatan di Division of Infectious Disease di Vanderbilt University Medical Center.

Menurut Schaffner, pendapat itu telah lama dibantash. Memang benar tubuh lebih rentan terkena flu saat musim dingin tiba. Tapi flu lebih disebabkan oleh persebaran virus di udara.

"Anda tak akan terkena flu karena kedinginan," ujarnya, mengutip laman Time.

 

Berdampak pada rambut

Hal serupa juga dikatakan oleh trichologist Dominic Burg. "Menjadi sakit atau terkena flu adalah akibat paparan virus dan infeksi selajutnya, seringkali disebabkan oleh rhinovirus."

"Itu adalah mitos," lanjut Burg.

Tidur dengan kondisi rambut basah memang bukan penyebab flu. Tapi bukan berarti tak ada hal negatif dari kebiasaan itu. Tidur dalam kondisi rambut basah bisa berpengaruh pada kesehatan rambut.

Mengutip laman Byrdie, penata rambut John Ruggiero mengatakan, tidur dengan rambut basah atau lembap bukanlah ide yang baik.

"Rambut akan mengering secara kusut dan tidak bisa diatur ketika Anda bangun. Ini akan menambah kerepotan Anda di pagi hari," ujarnya.

Selain itu, Burg berpendapat bahwa tidur dengan rambut basah bisa menyebabkan rambut pecah-pecah. "Ketika rambut basah, kondisinya menjadi rapuh. Rambut basah cenderung melebar, membuat struktur dalam rambut menjadi lemah dan mengurangi kekuatan. ini akan meningkatkan kemungkinan rambut rontok," jelasnya.