Cek Fakta: RI Incar Dana IMF untuk Mengatasi Virus Corona? Ini Faktanya

Liputan6.com, Jakarta- Viral kabar klaim bahwa Indonesia mengincar dana pinjaman dari International Monetary Fund (IMF) untuk mengatasi penyebaran virus corona atau Covid-19 beredar di media sosial.

Untuk diketahu, IMF menyediakan pinjaman darurat sebesar US$ 50 miliar bagi negara berpenghasilan rendah maupun berkembang yang membutuhkan bantuan untuk menangani virus corona.

Akun Facebook Nyindir Aje salah satu yang mengunggah klaim diumumkannya pasien positif Virus Corona untuk mengincar dana dari IMF, pada 9 Maret 2020. Unggahan tersebut telah dibagikan 273 kali dan memperoleh 85 komentar.

Berikut narasinya:

"Kemarin sok2an bebas

coronyaa

Giliran IMF Cairkan Duit Utk

Negara Yg Kena Virus Coro..

Die Maju Ngantri Paling

Depan,😝"."

Benarkah Indonesia mengincar dana pinjaman dari IMF untuk mengatasi Virus Corona? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Indonesia mengincar dana IMF untuk mengatasi virus corona. Liputan6.com menghubungi pihak istana kepresidenan.

Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman menyatakan, klaim diumumkannya pasien positif Virus Corona untuk mengincar dana pinjaman dari IMF tidak benar.

"Salah!," tegas Fadjroel, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melindungi setiap warganegaranya sesuai konstitusi dan UUD 1945 dari segalama macam bencana, termasuk wabah penyakit.

"Kemudian diturunkan dalam bentuk Inpres No.4 Tahun 2019 yang dipergunakan untuk menghadapi wabah Covid-19," tambahnya.

Penelusuran kemudian dilanjutkan menggunakan Google Search 'virus corona pemerintah incar dana IMF', namun tidak ditemukan artikel yang identik dengan klaim tersebut.

Kesimpulan

Klaim Indonesia mengincar dana pinjaman IMF untuk mengatasi virus corona tidak terbukti. Pihak istana kepresidenan pun membantah klaim tersebut.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.