Cek Fakta: Tidak Benar Bill Gates Tolak Anaknya Divaksinasi

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan terkait Bill Gates yang menolak anaknya untuk mendapat vaksinasi. Postingan ini menyebar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satunya ada akun yang mengunggahnya di Facebook. Akun tersebut mempostingnya pada 6 Agustus 2021.

Dalam unggahannya terdapat cuplikan layar berita berjudul "Bill Gates Refused To Vaccinate His Own Children" Selain itu terdapat juga narasi "Bill Gates anjurkan seluruh umat dunia untuk ambil suntikan vaksin tetap x benarkan diri dn anak2nya ambilnya... kenapa begitu?"

Selain itu akun tersebut juga menambahkan narasi:

"Ni la laknatullah bill Gates yg kaya raya dgn jualan vaksin ke semua negara, supaya kita semau8 mati sikit demi sedikit,,,tapi anak anak bini dia sendiri tak bagi cucuk vaksin.laknat nye Bill Gates,ni konco DSI ni sekutu Anwar."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Bill Gates menolak anaknya untuk mendapatkan vaksinasi?

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)
CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengetik kata kunci "Bill Gates children vaccines" di mesin pencarian Google. Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membahas hal ini salah satunya dari AP News.com.

Dalam artikel berjudul "Bill Gates did not refuse to vaccinate his children" yang tayang 7 Mei 2020 terdapat bantahan dari mantan istri Bill Gates, Melinda.

"Ketiga anak saya telah divaksinasi penuh. Vaksin bekerja. Dan ketika lebih sedikit orang yang memutuskan untuk mendapatkannya, kita semua menjadi lebih rentan terhadap penyakit," ujar Melinda.

Selain itu pada AFP Fact Check, Bill dan Melinda juga membantah klaim bahwa mereka menolak anaknya divaksin.

Khusus untuk vaksin covid-19, putri Bill Gates, Jennifer Gates juga telah divaksin sejak Februari 2021 lalu. Dia mengunggahnya di akun Instagram pribadinya, @jenniferkgates yang sudah bercentang biru atau terverifikasi pada 12 Februari 2021 lalu.

"Saya sungguh merasa istimewa bisa menerima dosis pertama mRNA untuk mengajari sel-sel saya menghitung respons imun protektif terhadap virus ini," ujarnya.

Bill Gates sendiri sudah menerima vaksin covid-19 sejak 23 Januari 2021.

"Salah satu keuntungan berusia 65 tahun adalah saya memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Saya mendapat dosis pertama saya minggu ini, dan saya merasa hebat. Terima kasih kepada semua ilmuwan, peserta uji coba, regulator, dan petugas kesehatan garis depan yang membawa kami ke titik ini," ujarnya dalam postingan di Twitternya, @BillGates.

Sumber:

https://apnews.com/article/archive-fact-checking-8873480039

https://factcheck.afp.com/children-billionaire-philanthropists-bill-and- melinda-gates-have-all-been-vaccinated

https://www.instagram.com/p/CLK0fH7BILX/

https://twitter.com/BillGates/status/1352662770416664577

Kesimpulan

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Postingan yang mengklaim Bill Gates menolak anaknya untuk mendapatkan vaksinasi adalah tidak benar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel