Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Syuting Film Horor agar Masyarakat Indonesia Mau Divaksin

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto suting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin.

Foto tersebut diunggah akun Facebook Azizah Kurniawan, pada 26 April 2021, sebagai berikut:

klaim foto suting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin menampilkan sejumlah benda berwarna hitam berbentuk panjang dibaringkan berjajar, dalam foto tersebut juga terlihat seorang membawa benda berwarna hitam.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Lagi nenteng apa mas? Mayat kok enteng gitu? Hushhh... Jangan bocorin ya... Lagi syuting film horror nih buat masyarakat Indonesia. Vaksin kan sudah tidak laku di Eropa dan Amerika. Dihentikan penggunaan vaksin eksperimen ini karena terbukti banyak KIPI/VAERS. Masyarakatnya sudah pada demo. Potensi pasar vaksin tinggal Asia dan terutama Indonesia nih yang paling mudah dibohongi. Jangan bilang-bilang ya."

Benarkah klaim foto suting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto suting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin, dengan menggunakan Google Image.

Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Does the photo depict corpses that died of coronavirus?" yang dimuat situs mythdetector.ge, pada 23 September 2020, situs tersebut memuat foto yang identik dengan klaim.

Artikel situs mythdetector.ge menyebutkan, peristiwa yang terjadi adalam diambil di Miami, negara bagian Florida pada 27 Mei 2020. Foto tersebut menggambarkan penghormatan kepada orang-orang yang meninggal karena virus corona dan memprotes penanganan buruk pemerintah terhadap pengangguran yang disebabkan oleh pandemi.

Untuk melakukan itu, peserta menggelar aksi simbolik prosesi pemakaman dan menempatkan tiruan jenazah dalam kantong jenazah berwarna hitam.

Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Faktencheck: Leichen werden nur mit zwei Fingern getragen" yang dimuat situs mimikama.at pada 20 November 2020. Artikel situs tersebut memuat foto yang identik dengan klaim.

Artikel situs mimikama.at menyebutkan, foto diambil pada 27 Mei 2020 di Miami, AS, foto tersebut itu juga tersedia di Shutterstock untuk tujuan editorial.

Dalam foto tersebut organisasi New Florida Majority (NewFM) awalnya menggelar prosesi pemakaman di barat laut Miami, di mana 100 kantong plastik, yang seharusnya melambangkan mereka yang meninggal akibat Covid-19, dipasang di atap mobil. Iring-iringan mobil kemudian melaju perlahan menuju pusat kota.

Selama prosesi pemakaman, pengunjuk rasa menyerukan lebih banyak bantuan keuangan untuk diberikan kepada orang-orang yang menjadi pengangguran akibat pandemi virus corona, dan Gubernur Florida Ron DeSantis didesak untuk mempercepat dan memperluas tunjangan pengangguran.

Sumber:

https://www.mythdetector.ge/en/myth/does-photo-depict-corpses-died-coronavirus

https://www.mimikama.at/aktuelles/leichen-werden-nur-mit-zwei-fingern-getragen/

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto suting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin tidak benar.

Foto tersebut merupakan aksi penghormatan kepada orang-orang yang meninggal karena virus corona dan memprotes penanganan buruk pemerintah terhadap pengangguran yang disebabkan oleh pandemi di Miami, negara bagian Florida pada 27 Mei 2020.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut