Cek Fakta: Tidak Benar Indonesia Akan Membuat Program 1 Suami 2 Istri

Liputan6.com, Jakarta- Beredar kabar Indonesia akan membuat program satu suami dua istri, kabar tersebut merupakan judul artikel yang dimuat pada dua situs. Yaitu, jurnalis.my.id dan indralayanews.com.

Berikut judulnya:

"Indonesia Dikabarkan Akan Adakan Program 1 Suami 2 Istri"

Berikut isi artikel situs jurnalis.my.id:

Jurnalis.my.id - Tersebar upload di account Facebook dengan link berjdul "Indonesia Akan Selenggarakan Program 1 Suami 2 Istri, Sepakat Tidak Beberapa Istri? ". Link itu diupload oleh account Facebook namanya Law Mitra. Disamping itu ada satu account Facebook namanya Romaindah bagikan link itu.

"Sepakat tidak? ? " kata account Facebook namanya Romaindah.

Berdasar hasil penelusuran bukti oleh team Mafindo diambil Pikiranrakyat-Depok.com, jika content link yang diberikan yang mengatakan di Indonesia akan membuat program 1 suami, 2 istri ialah hoax dengan kelompok false connection.

Masalahnya judul link yang diberikan tidak berkorelasi dengan didalamnya. Isi link itu adalah tulisan lagi interviu video aktor poligami pria asal Malaysia.

Tema sama juga sempat diulas oleh dua media di Indonesia, namun ke-2 media itu tidak mengatakan jika Indonesia akan membuat program satu suami dua istri. Mengenai, diketahui dalam artikel pada media pertama berjudul "Percakapan Program 1 Suami 2 Istri di Malaysia yang Menggegerkan Dunia Maya, 2 Istri Cubit-cubitan! ".

Disebut sumber video yang diulas, yaitu dari video yang diupload oleh account Youtube TKI Kanal pada 8 Oktober 2016, berjudul "Program 1 Suami 2 Istri Telah Mulai di Malaysia.... di Indonesia Kapan Ya? (jangan deeh) ".

Sesudah lakukan pencarian diketahui jika video itu telah dihapus. Namun video sama berisi interviu aktor poligami di Malaysia itu diketemukan pada kanal media di Indonesia satunya dengan judul "Ramai! Program 1 Suami 2 Istri di Malaysia" yang tampil pada 11 Oktober 2016.

Berikut judul artikel indralayanews.com:

"Indonesia Berencana Buat Program 1 Suami 2 Istri"

Berikut isi artikelnya:

Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Indonesia berencana untuk membuat pogram 1 Suami 2 Istri.Informasi tersebut langsung membuat publik gempar.

Informasi tersebut dibagikan oleh akun Facebook Romaindah. Ia membagikan foto yang menampilkan seorang pria sedang duduk diantara dua wanita.Berikut isi narasinya:

“Indonesia akan adakan program 1 Suami 2 Istri setuju tidak para istri?”Benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id — jaringan Suara.com, Kamis (7/5/2020), informasi beredar yang menyebutkan Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri merupakan informasi yang salah.

Dari hasil penelusuran, konten tautan yang dibagikan tersebut tidak membaha mengenai rencana Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri.

Artikel dalam tautan tersebut berisi wawancara pelakupoligami bersama kedua istrinya yang berasal dari Malaysia. Topik tersebut juga pernah diangkat di portal media Batamnews.co.id dan Style.tribunnews.com, namun dalam kedua media tersebut juga tidak membahas mengenai rencana Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri.

Dalam media Style.tribunnews.com artikel tersebut berjudul ‘Obrolan Program 1 Suami 2 Istri di Malaysia yang Menghebohkan Dunia Maya, 2 Istri Cubit-cubitan!”.

Dalam artikel disebutkan wawancara berasal dari video yang diunggah akun YouTube TKI Channel pada 8 Oktober 2016 berjudul ‘Program 1 Suami 2 Istri Sudah Mulai di Malaysia… Di Indonesia Kapan Ya? (jgn deeh)”.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, informasi yang menyebutkan Indonesia akan mengadakan program 1 Suami 2 Istri merupakan informasi yang alah. Informasi tersebut masuk dalam kategori false connection atau koneksi yang salah.Indonesia tidak berencana membuat program seperti yang ditulis dalam tautan yang diunggah akun Facebook tersebut. Judul dalam tautan tidak mewakili isi artikelnya

Benarkah Indonesia akan membuat program satu suami dua istri? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Indonesia akan membuat program satu suami dua istri, dengan menelusuri artikel yang menjadi sumber klaim, yaitu artikel berjudul "Obrolan Program 1 Suami 2 Istri di Malaysia yang Menghebohkan Dunia Maya, 2 Istri Cubit-cubitan!" yang dimuat situs style.tribunnews.com, pada 11 Oktober 2020.

Artikel tersebut mengungkapkan praktik poligami di Malaysia yang sudah menjadi hal yang wajar disana.

Bahkan sampai ada program televisi yang menayangkan kehidupan rumah tangga yang berpoligami.

Nama program tersebut adalah 1 Suami 2 Istri.

Dalam program tersebut, seorang suami dan dua istrinya akan menuturkan bagaimana kehidupan rumah tangga poligami mereka.

Penelusuran juga dilakukan pada artikel yanng menjadi sumber klaim dengan judul "Video Program 1 Suami 2 Istri yang Bikin Gemes, 2 Istri Cubit-cubitan!" yang dimuat situs batamnews.co.id, pada 21 Juli 2017.

Situs tersebut menyebutkan, poligami sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di sana. Bahkan, sampai ada program televisi yang menayangkan kehidupan rumah tangga yang berpoligami. Program tersebut adalah 1 Suami 2 Istri.

Program tersebut ditampilkan pada akun Youtube TKI Channel pada 8 Oktober 2016 berjudul "Program 1 Suami 2 Istri Sudah Mulai Di Malaysia ....Di Indonesia Kapan Ya....?( jgn deeh )".

Dari dua artikel yang menjadi sumber klaim mengulas tentang praktik poligami di Malaysia, tidak ulasan tentang program satu suami dua istri akan diterapkan di Indonesia.

Kesimpulan

Klaim Indonesia akan membuat program satu suami dua istri tidak benar, judul artikel tidak sesuai dengan isinya.

Isi artikel berupa ulasan tentang program televisi Malaysia terkait praktik poligami yang sudah menjadi hal yang wajar, program tersebut adalah 1 Suami 2 Istri.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Banner cek fakta (Liputan6/Triyasni)

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.